Sylvester Stallone Ingin Lanjutkan Cerita Rocky

Rencananya, film Rocky terbaru akan bercerita mengenai seorang imigran ilegal.

Suara.Com
Ferry Noviandi
Sylvester Stallone Ingin Lanjutkan Cerita Rocky
Sylvester Stallone (JEAN-BAPTISTE LACROIX / AFP)

Suara.com - Meski telah berusia 72 tahun, Sylvester Stallone masih berhasrat untuk melanjutkana kisah Rocky dalam sebuah film. Seperti diketahui, seri Rocky menjadi salah satu film tersukses dari Sylvester.

Dikutip dari Contactmusic, cerita Rocky terbaru nantinya akan mengangkat kisah seorang imigran ilegal di Amerika Serikat.

"Saya punya ide bagus untuk Rocky. Rocky menemukan orang ini yang ada di negara tersebut secara ilegal, dan itu menjadi cerita keseluruhan. Itu akan sangat fenomenal, sangat berbeda," kata Sylvester Stallone.

Salah satu adegan film Rocky
Salah satu adegan film Rocky

Sylvester Stallone sadar tak akan bisa kembali menampilkan sosok Rocky seperti 40 tahun lalu. Makanya, bintang Rambo ini ingin mengangkat sosok yang berbeda dalam film Rocky terbaru.

"Ini seperti pesulap. Setelah Anda melihat bagaimana dia melakukan trik, Anda tidak terkesan lagi. Sama halnya dengan Rocky. Anda telah melihat segalanya, jadi Anda seperti, 'Bagaimana bisa berbeda?' Itu akan berbeda," sambung Sylvester Stallone.

Tema imigran tentu saja membuat orang bertanya, apakan film ini ada muatan politik. Namun Sylvester Stallon menegaskan bahwa ia tak ada maksud untuk membuat film Rocky bermuatan politis.

Aktor gaek Sylvester Stallone saat di Dolby Theatre, Hollywood, Los Angeles, Amerika Serikat, April 2017 lalu. [Shutterstock]
Aktor gaek Sylvester Stallone saat di Dolby Theatre, Hollywood, Los Angeles, Amerika Serikat, April 2017 lalu. [Shutterstock]

"Saya tidak pernah menganggapnya secara pribadi. Orang-orang mengatakan Rocky benar-benar sayap kanan. Rocky adalah pria sederhana yang tumbuh dalam mentalitas seperti itu. Seperti itulah dulu. Semua orang super patriotik tumbuh dewasa. Dan begitulah dia. Dia bukan binatang politik. Jadi ketika dia membungkus bendera di sekelilingnya, dia pikir dia melakukan hal yang baik.

"Setiap kali petinju mengangkat bendera bangsanya, itu terjadi begitu saja. Mereka tidak mengatakan, 'Kami lebih baik darimu.' Itu yang mereka latih. Jadi saya tidak pernah menganggapnya sebagai hal yang konfrontatif."

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini