Peringatan 2 Tahun Kasus Penyiraman Air Keras Novel Baswedan

Peringatan yang dihadiri tokoh masyarakat, akademisi, masyarakat sipil, seniman, dan mahasiswa tersebut diisi dengan deklarasi lima tuntutan terhadap presiden.

Suara.Com
Muhaimin A Untung
Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo bersama Penyidik KPK Novel Baswedan dan tokoh masyarakat serta mahasiswa mendeklarasikan hari teror pemberantasan korupsi pada peringatan dua tahun kasus kekerasan yang menimpa Novel di depan gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/4). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo bersama Penyidik KPK Novel Baswedan dan tokoh masyarakat serta mahasiswa mendeklarasikan hari teror pemberantasan korupsi pada peringatan dua tahun kasus kekerasan yang menimpa Novel di depan gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/4). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo bersama Penyidik KPK Novel Baswedan (tengah) dan tokoh masyarakat serta mahasiswa mendeklarasikan hari teror pemberantasan korupsi pada peringatan dua tahun kasus kekerasan yang menimpa Novel di depan gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/4). Peringatan yang dihadiri tokoh masyarakat, akademisi, masyarakat sipil, seniman, dan mahasiswa tersebut diisi dengan deklarasi lima tuntutan terhadap presiden agar menuntaskan kasus teror terhadap Novel, membentuk TGPF Independen, memerangi teror dan pelemahan terhadap KPK. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Komentar

Foto Lainnya

Terkini