Bukan Kucing, Lelaki Ini Punya Buaya Peliharaan untuk Dipeluk!

Sorang lelaki asal Amerika Serikat punya hewan peliharaan ekstrem untuk dipeluk, yakni seekor buaya. Kok bisa?

Suara.Com
M. Reza Sulaiman
Bukan Kucing, Lelaki Ini Punya Buaya Peliharaan untuk Dipeluk!
Seorang lelaki mendaftarkan buaya sebagai hewan peliharaan pendukung emosionalnya. (Facebook/Joie Henney)

Suara.com - Bukan Kucing, Lelaki Ini Punya Buaya Peliharaan untuk Dipeluk!

Memelihara hewan peliharaan seperti kucing dan anjing disebut sejumlah studi baik untuk mengatasi stres hingga mencegah depresi. Namun seorang lelaki asal Amerika Serikat punya hewan peliharaan ekstrem untuk dipeluk, yakni seekor buaya.

Joie Henney (65) asal York Haven, Pennsylvania, memelihara buaya untuk membantunya mengatasi depresi. Bahkan, buaya bernama Wally tersebut sudah terdaftar sebagai emotional support animal miliknya.

Dilansir Himedik dari Philly.com, awal mula buaya Wally menjadi hewan peliharaan adalah keengganannya untuk mengonsumsi obat. Dokter pun memberi persetujuan untuk menggunakan Wally sebagai hewan pendukung emosional.

Wally diselamatkan dari luar Orlando pada usia 14 bulan. Berdasarkan penuturan Henney, makanan Wally adalah sayap ayam. Binatang yang tahun ini berusia 4 tahun itu tinggal di kolam plastik dalam ruangan bersama buaya lainnya yang lebih kecil bernama Scrappy.

Menurut Henney, Wally suka meringkuk dan memberi pelukan, meskipun panjangnya mencapai 1,5 meter, bahkan bisa sampai 4,9 meter nantinya. Reptil berdarah dingin ini suka menyandarkan moncongnya pada Henney.

Henney menyadari Wally adalah binatang buas yang berbahaya dan mungkin bisa mengoyak lengannya, tetapi dia tidak pernah takut pada Wally. Apalagi, kata Henney, Wally tidak pernah menggigit siapa pun, dan bahkan buaya itu takut pada kucing.

Latar belakang Henney sendiri memang menunjukkan bahwa ia nyaman berada di dekat makhluk seperti Wally. Sejak 1989 hingga 2000, Henney merupakan pembawa acara televisi Joie Henney's Outdoors.

Sejak bersama Wally, Henney sering mengajaknya keluar untuk bertegur sapa dengan banyak orang di tempat-tempat seperti panti werdha dan pertandingan bisbol liga anak-anak.

"Dia seperti anjing. Dia ingin dicintai dan dibelai," tuturnya. (Himedik/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini