Punya Gym, Bams dan Andien Cerita Suka Duka Rintis Bisnis Bersama

Bams dan Andien sama-sama merintis saat membangun 20Fit gym. Apa saja suka dukanya?

Suara.Com
M. Reza Sulaiman | Firsta Nodia
Andien Aisyah dan Bams cerita suka duka rintis bisnis bersama. (Suara.com/Firsta Nodia)
Andien Aisyah dan Bams cerita suka duka rintis bisnis bersama. (Suara.com/Firsta Nodia)

Suara.com - Punya Gym, Bams dan Andien Cerita Suka Duka Rintis Bisnis Bersama

Bambang Regina Bukit atau juga akrab disapa Bams dan Andien Aisyah merupakan rekan bisnis dalam membangun micro gym, 20Fit. Kini 20Fit telah memiliki 17 cabang studio, ternyata tak hanya suka yang dirasakan keduanya, namun juga perjuangan dari nol seperti mengemban peran sebagai founder sekaligus karyawan.

Bams mengatakan bahwa di awal berdirinya 20Fit, dirinya pernah berperan sebagai kasir, trainer hingga marketing dari jasa yang dijualnya ini. Namun ia tak pernah menyesali perjuangan di kala itu, karena kini benar-benar sudah membuahkan hasil.

"Kisah unik yang bener-bener tau cuma gw dan Andien. Kita start dari 0. Kita sendiri yang kerja, jadi kasir, jadi trainer. Experiencenya menarik. Keluh kesahnya banyak banget tapi kita belajar dari situ," ujar Bams di sela-sela peluncuran The Fit Company.

Hal yang sama juga diakui Andien. Penyanyi jazz ini mengaku bahwa dirinya pernah mengemban peran sebagai admin media sosial 20Fit. Ia sendiri yang membuat akun Instagram 20Fit lalu mengunggah foto maupun menyusun captionnya.

"Beberapa start up lain juga kayak gitu. Founder harus turun sendiri. Kita yang rumuskan jadi kita yang tahu gimana bikinnya. Dan itu berlangsung selama enam bulan. Tiap ke kantor aku gantian, sama Bams, sama suamiku jadi CS (customer service) juga pernah," imbuh Andien.

Kini 20Fit telah tumbuh besar. Selain bisnis micro gym, Bams juga melebarkan sayapnya ke usaha lainnya di bidang wellness bersama Jeff Budiman, Prianka Bukit, dan Bambang Bukit, antara lain Kredoaum (Fitness tech distributor), 20Fit (MicroGym), Fitstop (Gym), Fit Lokal (makanan sehat), dan juga Fitmee (Mie Instan sehat terbuat dari konyaku jelly).

Kelima produk ini lantas bergabung dalam The Fit Company yang baru saja mendapatkan pendanaan tahap awal (seed funding) dari East Ventures. Pendanaan ini akan mempercepat misi The Fit Company dalam membangun wellness ecosystem dan mempermudah proses seseorang dalam memulai gaya hidup yang aktif dan sehat melalui dukungan teknologi.

"Fokus utama kita dengan bantuan East Ventures, akan coba mengoneksikan semuanya dalam satu aplikasi atau website. Sehingga kelimanya bisa terintegrasi secara online," ujar Jeff Budiman, CEO The Fit Company.

Willson Cuaca selaku Managing Partner East Ventures mengungkapkan, bahwa terdapat kesamaan visi antara pihaknya dan The Fit Company khususnya di bidang kesehatan. Menurutnya tren saat ini mengalami pergeseran di mana kesadaran masyarakat untuk memperhatikan unsur wellness semakin tinggi.

"Selain itu mereka juga sangat passionate dengan yang mereka kerjakan. Kalau mereka percaya dengan itu mereka akan mudah bertahan. Kita negara berkembang yang sudah berpikir tentang wellness. Dulu makan nasi banyak, tapi sekarang sudah sedikit karena sudah concern dengan kesehatan. Visinya sama dengan kita, strateginya pas. Teknologi yang mereka terapkan bermain dengan platform, sesuai dengan yang kita perjuangkan," tandas Wilson.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini