Minggu, 17 Februari 2019

Pengobatan Personal Akan Jadi Tren Terbaru dalam Tata Laksana Kanker

Selama ini pengobatan satu untuk semua menjadi tren tata laksana berbagai penyakit, termasuk kanker.

Suara.Com
Vania Rossa | Firsta Nodia
Pengobatan Personal Akan Jadi Tren Terbaru dalam Tata Laksana Kanker
Ilustrasi pengobatan kanker. (Shutterstock)

Suara.com - Meski memliki penyakit yang sama, kondisi setiap pasien berbeda-beda. Itu sebabnya, pengobatan terhadap penyakitnya pun tidak bisa disamakan. Hal ini juga berlaku pada kanker .

Dalam beberapa tahun terakhir, personalized medicine atau pengobatan personal menjadi tren dalam tata laksana kanker . Disampaikan Caroline Riady, selaku CEO Siloam Hospitals Group, pada pengobatan personal ini, jenis tata laksana yang akan diterima pasien akan diuji terlebih dahulu lewat laboratorium. Harapannya, pasien akan mendapat upaya pengobatan terbaik yang lebih efektif.

"Opsi untuk pengobatan kanker kan ada beberapa, bisa operasi, kemoterapi, radioterapi. Nah, mana yang terbaik untuk pasien A? Apakah harus coba semuanya dulu baru tahu, kan tidak. Jadi memang ada pengujian terlebih dulu untuk menentukan metode apa yang terbaik untuk pasien tersebut dan mutasi sel kankernya seperti apa," ujar dia di sela-sela aksi Hair for Hope di Jakarta, Sabtu (2/2/2019).

Caroline menambahkan, di pusat layanan Kanker Siloam, yakni MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, terdapat layanan Molecular Diagnostic. Lewat pemeriksaan ini, bisa diketahui jenis mutasi sel kanker yang diderita pasien dan menentukan jenis pengobatan yang paling efektif untuk jenis kanker tersebut.

"Pengobatan personal ini tidak sama semuanya. Ada pasien yang dikemoterapi berhasil, ada juga yang tidak berhasil. Dengan pemeriksaan Molecular Diagnostic, bisa ditentukan pengobatan yang lebih tajam dan efektif disesuaikan dengan tipe sel kankernya, jenis kelamin, dan usianya," imbuh dia.

Dalam kesempatan yang sama, dr. Harijanto Solaeman, MM, dari Siloam Hospitals TB Simatupang mengatakan bahwa tak semua kanker menunjukkan gejala pada stadium dini. Umumnya jenis kanker yang baru bergejala ketika stadium lanjut adalah kanker paru dan pankreas. Untuk itu, pemeriksaan ataupun deteksi dini merupakan cara terbaik untuk pencegahan dan juga menemukan penyakit lebih awal.

"Penyebab kanker itu dari gen dan lingkungan. Sekarang makanan banyak yang dibakar atau yang mengandung karbon, minuman manis juga banyak. Itu pemicu dari lingkungan. Jadi memang edukasi pencegahan kanker itu bagaimana kita bisa melakukan pola hidup sehat mulai dari sekarang," tandas dia.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini