Aktor Jalani Terapi Psikologis Pasca Syuting Film Black Panther, Kenapa?

Aktor Michael B. Jordan mengaku menjalani terapi psikologis pasca syuting film Black Panther selesai. Apa alasannya?

Suara.Com
M. Reza Sulaiman
Aktor Jalani Terapi Psikologis Pasca Syuting Film Black Panther, Kenapa?
Michael B. Jordan, aktor film Black Panther, jalani terapi psikologis pasca syuting. (@michaelbjordan/instagram).

Suara.com - Aktor Jalani Terapi Psikologis Pasca Syuting Film Black Panther, Kenapa?

Aktor Michael B. Jordan mengaku menjalani terapi psikologis pasca syuting film Black Panther selesai. Apa alasannya?

Pemeran Erik Killmonger dalam film yang masuk nominasi Best Picture ini mengaku terjebak dalam karakter, dan butuh terapi psikologis untuk kembali menjadi dirinya sendiri.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa untuk mendalami karakter menjadi seorang penjahat, ia sengaja menjauhkan diri dari orang lain.

"Saya menghabiskan banyak waktu sendirian. Saya pikir Erik, masa kecilnya tumbuh cukup kesepian. Dia tidak punya banyak orang yang bisa dia ajak bicara tentang tempat ini bernama Wakanda yang tidak ada," tutur Jordan kepada Oprah Winfrey dalam acara Super Soul Conversation, dilansir Himedik.

Pria berusia 31 tahun ini juga bergantung pada rasa sakit, amarah, dan semua emosi yang ditunjukkan Killmonger. Ketika syuting selesai, Jordan mencari bantuan profesional.

"Saya pikir hanya berada dalam keadaan pikiran seperti itu ... itu membuatku terperangkap," jelasnya.

 Michael B. Jordan, aktor film Black Panther (@michaelbjordan/instagram).
Michael B. Jordan, aktor film Black Panther, jalani terapi pasca syuting. (@michaelbjordan/instagram).

Setelah pembuatan film selesai, ia merasa sulit berhubungan kembali dengan orang-orang dan hanya ingin sendirian.

"Menyesuaikan kembali dengan orang-orang yang peduli padaku, mendapatkan cinta yang aku singkirkan. Aku menutup cinta, aku tidak menginginkan cinta. Saya ingin berada di tempat yang sepi ini selama mungkin," tandasnya lagi.

Secara keseluruhan, Jordan mengatakan sesi terapinya telah banyak membantu. Namun, dia tidak mengungkapkan seberapa sering dia pergi terapi. (Himedik/Dwi Citra Permatasari Sunoto)

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini