Lawan Stigma, Ilmuwan Bikin Karakter Video Games Pengidap Masalah Kejiwaan

Untuk melawan stigma terhadap masalah kejiwaan, ilmuwan lakukan ini.

Suara.Com
M. Reza Sulaiman
Lawan Stigma, Ilmuwan Bikin Karakter Video Games Pengidap Masalah Kejiwaan
Ilmuwan kembangkan karakter video games pengidap masalah kejiwaan. (Shutterstock)

Suara.com - Lawan Stigma, Ilmuwan Bikin Karakter Video Games Pengidap Masalah Kejiwaan

Stigma terhadap masalah kejiwaan masih tinggi di masyarakat. Untuk melawan stigma, ilmuwan bekerja sama dengan pengembang video games serta pasien masalah kejiwaan menciptakan karakter khusus.

Mereka pun menciptakan tiga video games yang menampilkan karakter dengan kondisi memiliki masalah kejiwaan.

Dikutip Himedik dari BBC, Antonio Pardinas, ilmuwan asal Cardiff University, menciptakan tiga video games yang berjudul Picturesque, The Interview, dan Get Help.

Uniknya, pasien masalah kejiwaan juga turut berperan dalam pengembangan video games ini. Adalah Munzir Quraishy, pengidap obsessive-compulsive disorder (OCD) yang menawarkan pengalamannya agar orang bisa berempati kepada karakter video games.

Pria yang sedang belajar ilmu kedokteran di Cardiff Univeristy ini menyebutkan, permainan ini menunjukkan bahwa OCD bukan hanya tentang kebersihan dan obsesi.

"Permainan ini menunjukkan adanya proses memiliki pikiran yang mengganggu dan berusaha untuk meringankannya," ujar Munzir.

Karakter dalam game ini ditugaskan untuk memotret binatang yang punah, tetapi OCD dan pikirannya yang mengganggu menjadi tantangan yang sulit untuk melakukan tugasnya.

Obsessive Compulsive Disorder (OCD), masalah kejiwaan yang muncul di video games Picturesque. (Shutterstock)
Obsessive Compulsive Disorder (OCD), masalah kejiwaan yang muncul di video games Picturesque. (Shutterstock)

Pria 24 tahun asal London ini mengatakan, tiga video games yang diciptakan para ilmuwan ini membantunya untuk menjajal pengalaman orang lain dengan berbagai kondisi masalah kejiwaan.

"Hanya karena saya memiliki masalah kejiwaan, bukan berarti saya mengerti semua masalah kesehatan mental," katanya.

"Tetapi ini dapat membantu orang berempati dan memahami sebagian dari apa yang orang alami," ujarnya lagi.

Ketiga video games ini secara resmi diluncurkan ke publik pada Januari lalu. Paul Gauci, salah satu anggota tim pencipta games yang dikenal sebagai Jammind ini mengungkapkan video games dibuat untuk membingkai masalah kejiwaan secara positif dengan cara yang menyenangkan dan mendidik. (Himedik/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini