Agar Bisa Hamil, Perempuan Ini Sengaja Dibuat Alergi pada Sperma Suami

Di Inggris, ada seorang istri yang sengaja dibuat alergi terhadap sperma sang suami agar bisa hamil. Mengapa?

Suara.Com
M. Reza Sulaiman
Agar Bisa Hamil, Perempuan Ini Sengaja Dibuat Alergi pada Sperma Suami
Kehamilan terjadi setelah sperma suami dikenali sebagai benda asing. (Shutterstock)

Suara.com - Agar Bisa Hamil, Perempuan Ini Sengaja Dibuat Alergi pada Sperma Suami

Beragam cara dilakukan pasangan suami dan istri agar bisa hamil. Di Inggris, ada seorang istri yang sengaja dibuat alergi terhadap sperma sang suami agar bisa hamil. Mengapa?

Saat berusia 31 tahun, Kathryn, bersama Joss, yang sekarang menjadi suaminya, memutuskan untuk memiliki anak. Dia pun hamil, tetapi kemudian keguguran. Keguguran ini tiga kali terjadi dalam jangka waktu satu setengah tahun berikutnya.

Pasangan asal dari Derbyshire, Inggris ini pun sempat putus asa meskipun kemudian tetap berusaha demi kehamilan Kathryn.

Bekerja di klinik kesuburan, Kathryn pun meminta bantuan rekan-rekannya untuk melakukan beberapa tes lebih lanjut, setelah tes-tes yang sebelumnya ia lakukan tak membuahkan hasil.

Menurut hasil tes darah sederhana dari seorang spesialis imunologi reproduksi, ternyata keguguran itu disebabkan oleh tipe jaringan dan antigen dalam darah Kathryn dan Joss yang mirip.

"Tubuhku tidak menganggap sperma dari embrio sebagai benda asing, sehingga kehamilan tidak bisa lanjut," katanya, dikutip Himedik dari BBC.

Kathryn lantas harus menjalani terapi kekebalan leukosit. Sel darah putih pasangannya disuntikkan dalam tubuh Kathryn, sehingga menyebabkan reaksi alergi, yang membuat tubuhnya mengenali sel-sel sperma Joss sebagai benda asing.

Benar saja, cara tersebut berhasil, dan Kathryn hamil lagi. Pada 2005 Kathryn melahirkan bayinya yang diberi nama Mae.

Ilustrasi ibu hamil. (Shutterstock)
Kehamilan terjadi setelah sperma suami dikenali sebagai benda asing. (Shutterstock)

Dia kemudian melahirkan anak keduanya, Luke, 13 bulan kemudian, melalui prosedur yang sama.

"Darah Joss diambil. Lalu sel darah putihnya disuntikkan ke lenganku, dan karena itu, pada saat sperma dan sel telur bertemu, tubuhku menganggap embrio itu sebagai benda asing dan proses kehamilan pun dimulai," ujar Kathryn.

Meski cara kehamilan ini tidak biasa, namun Kathryn dan Joss kini berbahagia membesarkan kedua anak mereka. Selamat ya! (Himedik/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini