Gara-gara Minum 10 Cangkir Kopi Sehari, Wanita Ini Alami Osteoporosis

Setelah itu, dia merasakan sakit yang luar biasa di dadanya.

Suara.Com
Vika Widiastuti
Gara-gara Minum 10 Cangkir Kopi Sehari, Wanita Ini Alami Osteoporosis
Ilustrasi kopi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Saat tubuh membutuhkan energi lebih, minuman tinggi kafein memang cocok untuk diminum. Namun, tak boleh berlebihan karena tidak baik untuk kesehatan

Jika tidak, mungkin kamu akan mengalami hal sama seperti wanita berusia 30 tahun ini. Han Xiao yang berasal dari Wuhan adalah pecandu kopi dan salah satu hal pertama yang akan dia lakukan ketika tiba di kantor adalah membuat secangkir kopi.

Yang mengejutkan, dia biasanya minum lebih dari 10 cangkir kopi (seringkali kopi hitam) sehari. Namun, menurut laporan Sina yang dilansir HiMedik dari World of Buzz, suatu hari, dia mengalami batuk parah yang berlangsung lebih dari 10 menit, saat dia kedinginan.

Setelah itu, dia merasakan sakit yang luar biasa di dadanya tetapi tidak memikirkannya sampai dia mencoba untuk tertidur dan tidak bisa membalikkan badan.

Keesokan harinya, dia pergi ke rumah sakit untuk periksa. Dokter lalu melakukan rontgen untuk mencari tahu penyebab rasa sakitnya.

Hasilnya ditemukan bahwa tulang rusuk ketiga, keempat, dan kelimanya patah karena serangan batuk yang parah. Dokter lantas mengajukan beberapa pertanyaan kepadanya untuk mengetahui mengapa tulang rusuk Han bisa patah.

Ilustrasi hasil rontgen. (Pixabay/rawpixel)
Ilustrasi hasil rontgen. (Pixabay/rawpixel)

Dokter terkejut bahwa Han Xiao minum kopi seperti orang minum air. Bahkan, dia sudah memiliki kebiasaan ini selama lebih dari tujuh tahun.

Setelah itu, Han melakukan tes kepadatan mineral tulang yang hasilnya menunjukkan bahwa tulangnya mirip dengan orang berusia 60-an dan dia sedang dalam perjalanan menuju osteoporosis dini.

Menurut WebMD, kafein, garam, dan minuman berkarbonasi adalah beberapa makanan yang dapat berkontribusi terhadap osteoporosis sehingga disarankan terutama pada wanita, harus meminumnya dalam jumlah sedang.

Bahkan, dokter mengatakan, ada kasus lain di mana seorang pria berusia 23 tahun yang suka minum minuman berkarbonasi juga mengalami hal yang sama seperti tulang rusuk kesembilannya retak.

Dokter menyarankan bahwa seseorang harus menjaga pola makan yang sehat dan bugar untuk memastikan bahwa kesehatan mereka dalam kondisi optimal.

Penting juga untuk mempertahankan diet yang kaya kalsium supaya tulang sehat. Tak hanya itu, dokter juga merekomendasikan bahwa wanita di atas usia 45 harus menjalani tes kepadatan tulang secara teratur. (HiMedik.com/Dwi Citra Permatasari Sunoto)

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini