Peduli Kesehatan Mental, Perusahaan Beri Cuti Bagi Karyawan yang Bad Mood

Bad mood bisa membuat produktivitas berkurang, dan membuat suasana kantor tidak nyaman.

Suara.Com
M. Reza Sulaiman
Peduli Kesehatan Mental, Perusahaan Beri Cuti Bagi Karyawan yang Bad Mood
Perusahaan beri cuti bagi karyawan yang bad mood. (Shutterstock)

Suara.com - Peduli Kesehatan Mental, Perusahaan Beri Cuti Bagi Karyawan yang Bad Mood

Bad mood bisa menyerang siapa saja dan kapan saja, tak terkecuali di pagi hari sebelum berangkat kerja. Alhasil, bad mood bisa membuat produktivitas berkurang, dan membuat suasana kantor tidak nyaman.

Nah, sebuah perusahaan di China memiliki cara unik untuk mengampanyekan peduli kesehatan mental para pekerjanya.

Dilansir Himedik dari Worldofbuzz, karyawan hanya perlu memberi tahu atasan bahwa mereka bad mood atau sedang dalam suasana hati yang buruk dan mereka akan diizinkan untuk mengambil cuti hari itu.

Hebatnya lagi, mereka juga tidak diwajibkan untuk memberikan alasan panjang lebar.

Perusahaan Taman Dinosaurus China telah menetapkan satu hari libur per bulan untuk semua karyawan agar mereka dapat bersantai dan kembali bekerja dengan semangat tinggi.

Chen, pemimpin perusahaan tersebut menjelaskan bahwa sebagian besar waktu karyawan dihabiskan untuk berurusan dengan para pelanggan di taman.

Cuti saat bad mood demi kesehatan mental. (Sumber: Shutterstock)
Cuti saat bad mood demi kesehatan mental. (Sumber: Shutterstock)

Ia percaya hal ini bisa memengaruhi mereka secara negatif. Jadi ada kebijakan cuti untuk menunjukkan bahwa perusahaan peduli pada pekerjaannya dan mencintai karyawannya.

Awalnya, para pekerja hanya diizinkan untuk mengambil istirahat pendek setiap hari untuk menenangkan diri mereka.

Tetapi perusahaan kemudian memutuskan untuk memberi mereka cuti satu hari per bulan untuk menghilangkan stres.

Menurutnya, karyawan yang bahagia pasti akan berkontribusi lebih banyak kepada perusahaan.

Bagaimana menurut Anda, perlukah kebijakan cuti karena bad mood diberlakukan di perusahaan di Indonesia? (Himedik/Yuliana Sere)

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini