Latih Rasa Percaya Diri dan Jiwa Kepemimpinan Anak dengan Cara Ini

Selain di rumah, sekolah merupakan tempat bagi anak mendapatkan pembelajaran terbaik untuk banyak hal.

Suara.Com
Dythia Novianty | Dinda Rachmawati
Latih Rasa Percaya Diri dan Jiwa Kepemimpinan Anak dengan Cara Ini
Temu wartawan SMA Taruna Nusantara di Jakarta, Selasa (5/3/2019. [Suara.com/Dinda Rachmawati]

Suara.com - Selain di rumah, sekolah merupakan tempat bagi anak mendapatkan pembelajaran terbaik untuk banyak hal. Kepala SMA Taruna Nusantara, Brigjen TNI Soebagyo mengatakan, salah satu yang sangat bermanfaat untuk melatih kemampuan dan rasa percaya diri para siswa adalah dengan sering mengadakan kegiatan Karya Wisata.

Tak hanya sekedar mengunjungi berbagai lokasi untuk belajar, ungkap Brigjen TNI Soebagyo, para siswa juga dapat diajak bertemu dengan sejumlah tokoh penting nasional yang dapat memberi mereka inspirasi di masa yang mendatang.

"Di SMA Taruna Nusantara, kami mengadakan Karya Wisata sebagai media pembelajaran di luar kelas. Dari sana, para siswa kami ajak bertemu dengan Presiden, Menhan, TNI, dan Polri sehingga banyak nilai-nilai dan pembelajaran yang didapatkannya bersama teman-teman," ungkap dia.

Selain itu, para siswa juga dapat dilatih untuk membuat sebuah acara, seperti malam keakraban. Kegiatan ini, lanjut dia, dapat menjadi wahana latihan memimpin dan mempersiapkan suatu kegiatan dengan baik sehingga dapat memberi karya terbaik.

Tak kalah penting, ini dapat menjadi media pembelajaran organisasi dan kepemimpinan para siswa. Sebab, berbagai rangkaian kegiatan ini direncanakan dan dilaksanakan langsung oleh para siswa.

Selain di sekolah, kata Brigjen TNI Soebagyo, orang tua juga dapat saling mendukung dengan ilmu parenting yang terbaik bagi anak-anak mereka. Misalnya seperti yang dilakukan Maya Miranda Ambarsari, salah satu orang tua murid di SMA Taruna Nusantara.

Salah seorang orang tua murid di SMA Taruna Nusantara, Maya Miranda Ambarsari saat temu wartawan di Jakarta, Selasa (5/3/2019). [Suara.com/Dinda Rachmawati]
Salah seorang orang tua murid di SMA Taruna Nusantara, Maya Miranda Ambarsari saat temu wartawan di Jakarta, Selasa (5/3/2019). [Suara.com/Dinda Rachmawati]

"Ingin punya anak pemimpin, jangan dimanjakan. Orang berpikir, saya punya anak tunggal, jadi saya jaga luar biasa. Saya justru membebaskan anak saya Khalifah berpikir, bertindak berperilaku tapi harus tetap sesuai dengan norma kesusilaan dan sosial," ungkap Maya yang juga seorang pebisnis ini.

Menurutnya, jika anaknya pengin jadi polisi, dia pun mengijinkan.

"Pengen masuk SMA Taruna Nusantara di Magelang. Kalau memang itu baik, di- support. Selama benar ya support. SMA Taruna Nusantara boarding school terbaik," ujar dia.

Menurut Maya, orang tua harus mendukung keinginan anak-anak, meski kadang terasa berat untuk diterima, salah satunya adalah keputusan anak yang bercita-cita menjadi seorang polisi dan bersekolah di SMA Taruna Nusantara di Magelang, Jawa Tengah.

"Di satu sisi sedih, sisi lain kita harus mendukung. Kejar cita-citamu, jangan sampai anak kita terkekang, kita malah menjadi orang tua yang merusak cita-cita dan masa depannya," tutup Maya.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini