Benarkah Punya IQ Tinggi atau Jenius Bisa Menjamin Kesuksesan?

Juru bicara Mensa mengklaim ada korelasi kuat antara IQ tinggi dan kesehatan yang baik.

Suara.Com
Vika Widiastuti | Yuliana Sere
Benarkah Punya IQ Tinggi atau Jenius Bisa Menjamin Kesuksesan?
Ilustrasi anak pintar, anak cerdas, anak belajar. (Shutterstock)

Suara.com - Bocah bernama Nishi Uggalle (12) dinobatkan sebagai anak jenius, ia disebut memiliki IQ lebih tinggi dari Einstein. Nishi juga telah memenangkan program Mastermind junior.

Seperti dilansir HiMedik dari The Guardian, Einstein dikatakan memiliki skor IQ 160+ yang dianggap setara dengan tingkat jenius.

Ketika Nishi diuji hampir tiga tahun lalu oleh Mensa, sebuah organisasi keanggotaan untuk orang-orang dengan IQ sangat tinggi, ia mencetak 162, skor tertinggi dalam tes yang ia ikuti.

Kinerja peserta tes dinilai terhadap rata-rata untuk kelompok usia yang sama, berdasarkan serangkaian tes yang berkonsentrasi pada pengenalan pola, logika dan kemampuan memecahkan masalah.

Patokan untuk seluruh kelompok adalah 100 dan kebanyakan orang berada dalam kisaran antara 70 hingga 130. Hanya 2,5% yang diperkirakan memiliki IQ di atas 130. Mensa cuma menerima anggota yang berada di 2% teratas dari yang diuji.

Anak baca buku. (Pixabay/khamkhor)
Anak baca buku. (Pixabay/khamkhor)

Tujuan dari tes IQ bukan untuk mengukur pengetahuan, tetapi kemampuan individu untuk belajar dan kecepatan mereka dalam menyerap informasi.

Juru bicara Mensa mengklaim ada korelasi kuat antara IQ tinggi dan kesehatan yang baik, umur panjang, dan kesuksesan karier.

Disamping itu, dia juga menerima IQ tinggi yang dapat menghasilkan isolasi sosial. Salah satu tujuan Mensa adalah menyatukan anak-anak berbakat karena kelompok umum mereka mungkin menganggap mereka sedikit aneh.

''Saya tahu banyak pemain catur yang adalah pemecah masalah yang brilian tetapi hampir tidak bisa mengatasi kehidupan 'nyata'. Apa itu kecerdasan? Itu tetap menjadi kunci, pertanyaan yang belum terjawab,'' tandasnya.

Namun kembali lagi, kesuksesan bukan hanya sekadar dilihat dari seberapa tingginya IQ seseorang tetapi juga tentang personality dan attitude.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini