Inspiratif, Perempuan Ini Kalahkan Dampak Negatif Menopause dengan Olahraga

Dengan olahraga, dampak negatif menopause yang dialami perempuan bisa berkurang.

Suara.Com
M. Reza Sulaiman | Dinda Rachmawati
Inspiratif, Perempuan Ini Kalahkan Dampak Negatif Menopause dengan Olahraga
Perempuan alami menopause, kalahkan dengan olahraga. (Ilustrasi/Shutterstock)

Suara.com - Inspiratif, Perempuan Ini Kalahkan Dampak Negatif Menopause dengan Olahraga

Bagi kebanyakan perempuan, masa menopause menjadi hal yang menakutkan. Meski setiap perempuan mengalami efek menopause yang berbeda-beda, ada beberapa hal umum yang sering dialami.

Diantaranya ialah perasaan cemas dan depresi, gangguan tidur, mudah lelah, hingga rentan terkena penyakit seperti diabetes, jantung, dan lainnya.

Sadar akan efek menopause negatif yang dapat mengintainya, seorang perempuan bernama Ebony, yang juga sedang menopause, ingin mengajak semua perempuan yang sedang menopause melakukan hal yang sama seperti dirinya.

Sebagai salah satu duta kampanye Holland & Barrett's Me.NoPause, dia menemukan bahwa olahraga seperti berenang dan aerobik di air dapat membantu meringankan dampak negatif dari menopause.

Hal ini, kata dia, memungkinkannya untuk merasa lebih nyaman dengan tahap transisi kehidupan ini dan terhubung kembali dengan apa yang benar-benar penting dalam hidupnya.

"Saya telah belajar untuk mengambil pendekatan holistik untuk kebugaran. Saya menjaga tubuh saya dan juga pikiran saya untuk menghindari stres dan kecemasan. Saya telah menemukan bahwa menopause membuat kecemasan dapat muncul begitu saja dan itu adalah gejala utama," kata dia, dikutip dari Metro.

Lebih lanjut Ebony mengatakan banyak perempuan tidak menyadari seberapa besar kesehatan mental mereka dapat terpengaruh ketika menopause. Kecemasan dan kesepian merupakan masalah kesehatan mental yang mengintai para perempuan saat menopause.

Penuaan, kata dia memang lebih sulit ketika dialami pada perempuan, terutama mereka yang tidak memiliki anak.

"Saya menjadi stres dan cemas akan hal-hal kecil konyol yang seharusnya tidak penting, atau bahkan tidak membuat saya khawatir. Saya tahu saya punya dua pilihan; untuk melakukan sesuatu yang aktif, atau menenggelamkan perasaan ini dengan makanan," ungkap dia.

Berenang dan aerobik di air jadi kunci Ebony kalahkan dampak negatif menopause. (Ilustrasi/Shutterstock)
Berenang dan aerobik di air jadi kunci Ebony kalahkan dampak negatif menopause. (Ilustrasi/Shutterstock)

Lewat olahraga, Ebony mengatakan ia mengalami keseimbangan dalam segala hal, baik mental maupun fisik. Dirinya merasa jauh lebih tenang dan jauh dari stres. Dia tidak lagi khawatir dengan gejala menopause karena dirinya sadar itu hanyalah perubahan pada tubuhnya.

"Ketika saya mengambil waktu untuk berolahraga atau menjadi lebih aktif itu memberi saya waktu untuk diri saya sendiri, waktu untuk berhubungan kembali dengan diri saya sebagai seorang perempuan - dalam tubuh saya, daripada hal yang berputar-putar dalam pikiran saya," tambah dia.

Ketika di kolam renang, Ebony mengaku dirinya tidak memikirkan apa-apa selain latihan. Awalnya, dia merasakan bahwa kekhawatiran yang ia rasakan memperburuk sakit di lutut dan pinggulnya, seperti yang dikatakan beberapa orang.

Karenanya, lanjut dia, setiap perempuan menopause haruslah merasa bahagia. Menopause bukanlah akhir dari segalanya, karena seharusnya kita beruntung masih hidup dan kita mengetahui bahwa olahraga ternyata bisa membantu kita melewatinya.

Juga, ada begitu banyak produk alami disiapkan untuk kita. Pastikan kita mendapatkan semua vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh agar tetap sehat.

"Kita harus mengakui perubahan suasana hati kita dan gejala-gejala lain, kemudian menemukan cara unik kita sendiri untuk mengatasi hari demi hari karena menopause pasti berlalu. Itu tidak selamanya!" tutup Ebony.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini