Konsumsi Telur Berlebihan Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Telur adalah lauk favorit banyak orang, tapi harus dibatasi konsumsinya.

Suara.Com
Vania Rossa | Firsta Nodia
Konsumsi Telur Berlebihan Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung
Ilustrasi sarapan telur ceplok. (Shutterstock)

Suara.com - Telur merupakan lauk favorit semua orang. Namun jangan berlebihan dalam mengonsumsinya, ya. Pasalnya studi yang dilakukan oleh Sekolah Kedokteran Feinberg Universitas Northwestern mengungkapkan bahwa orang dewasa yang mengonsumsi banyak telur berisiko mengidap penyakit jantung atau kardiovaskular, yang bisa berujung pada kematian.

Alasannya, telur mengandung kolesterol dalam jumlah tinggi. Peneliti mengungkapkan konsumsi 300 mg kolesterol per hari meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular sebesar 17 persen dan risiko kematian sebesar 18 persen dibandingkan penyebab lainnya.

"Pesan yang harus dimengerti adalah kita harus waspada tentang kolesterol. Bagian kuning telur mengandung banyak kolesterol," ujar Norrina Allen, seorang profesor kedokteran di Northwestern.

Allen mengatakan, seseorang harus mengonsumsi kolesterol dalam jumlah yang lebih rendah agar risiko mengidap penyakit jantung juga lebih rendah.

"Kuning telur adalah sumber terkaya kolesterol di antara semua makanan yang biasa dikonsumsi. Satu butir telur mengandung 186 miligram kolesterol di bagian kuningnya," ujar Allen.

Meski demikian Allen tak menyuruh Anda untuk menghindari konsumsi telur. Pasalnya telur merupakan sumber asam amino esensial terbaik, zat besi, dan kolin.

"Kami ingin mengingatkan Anda bahwa ada kolesterol di dalam telur, khususnya di bagian kuning telur, dan ini memiliki efek berbahaya. Makanlah telur secukupnya," imbuh dia seperti dilansir dari NY Post.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini