5 Fakta tentang 'Kentut Miss V' yang Kerap Terjadi Saat Bercinta

Para wanita tidak perlu malu ketika tiba-tiba muncul suara kentut Miss V itu.

Suara.Com
Vika Widiastuti | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
5 Fakta tentang 'Kentut Miss V' yang Kerap Terjadi Saat Bercinta
Ilustrasi organ intim perempuan, Miss V, vagina. (Shutterstock)

Suara.com - Bukan hanya melalui anus, udara ternyata juga bisa menyebabkan suara saat keluar dari Miss V. Hal itu disebut sebagai   'kentut Miss V' ini, yang memiliki sebutan populer 'queef', tak sama dengan kentut pada umumnya.

Suara mirip kentut yang berasal dari Miss V itu biasanya muncul ketika pria memberikan dorongan dalam proses penetrasi saat bercinta. Namun, menurut Pulse.ng, para wanita tidak perlu malu ketika tiba-tiba muncul suara kentut Miss V itu.

Berikut 5 fakta soal kentut Miss V alias queef, yang dijelaskan oleh Dr Sheila Loanzon, seorang OB-GYN bersertifikat, kepada Cosmopolitan dilansir oleh HiMedik.com:

1. Bukan kentut

Meski dijuluki 'kentut Miss V', queef sebenarnya bukan kentut, melainkan keluarnya udara melalui saluran Miss V. Queef terjadi ketika udara terdorong keluar dari Miss V karena dorongan dari penetrasi seksual menggunakan mainan seks atau Mr P.

Loanzon mengatakan, queef hanyalah udara. Selain itu, meski memiliki suara mirip kentut, queef tidak bau.

Ilustrasi berhubungan intim - (Shutterstock)
Ilustrasi berhubungan intim - (Shutterstock)

2. Suaranya berasal dari getaran

"Suara itu berasal dari getaran labia majora, yang meliputi vulva dan bibir vagina," ujar Loanzon.

Dia menggambarkan, "Ini mirip dengan suara flatus, dalam bahasa sehari-hari dikenal sebagai kentut, atau gas yang keluar dari dubur, yang terjadi ketika pipi pantat mengepak bersama."

3. Ditimbulkan oleh posisi seks tertentu

Faktor-faktor lain yang dapat menimbulkan queef adalah posisi seks. Contohnya, doggy style membuat wanita lebih rentan mengalami queefing daripada posisi seks lainnya.

Selain itu, terlalu sering berganti posisi seksual juga dapat membuat udara terperangkap di dalam Miss V.

Ilustrasi kondom dan pelumas - (Shutetrstock)
Ilustrasi kondom dan pelumas - (Shutetrstock)

4. Disebabkan oleh pelumas berlebihan

Penggunaan pelumas yang berlebihan juga dapat menyebabkan queef. Loanzon mengungkapkan bahwa jika gelembung udara terperangkap di dalam pelumas, queef bisa muncul ketika wanita buang air kecil setelah bercinta atau bahkan selama berhubungan seks.

5. Tak hanya terjadi saat bercinta

Queefing bisa terjadi di luar hubungan seks, seperti batuk, mengenakan pakaian dalam, atau melakukan jumping jack. Loanzon menjelaskan bahwa banyak hal menyebabkan udara terperangkap di dalam vagina.

"Beberapa orang juga memperhatikan, ketika mereka mengenakan thong, labia terperangkap dan udara juga bisa masuk," ungkap Loanzon. "Itulah alasan lain mengapa Anda tidak perlu malu, karena biasanya itu terjadi ketika Anda berhubungan seks, berolahraga, atau mengenakan pakaian, yang berarti Anda merawat diri sendiri dengan cara tertentu."

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini