Flu Disertai Nyeri Tulang, Waspada Gejala Chikungunya

Rentan menyebar di musim pancaroba, chikungunya bisa terjadi pada siapa saja.

Suara.Com
M. Reza Sulaiman
Flu Disertai Nyeri Tulang, Waspada Gejala Chikungunya
Ilustrasi penyakit chikugunya yang disebabkan oleh nyamuk. (Shutterstock)

Suara.com - Flu Disertai Nyeri Tulang, Waspada Gejala Chikungunya

Selain demam berdarah dengue (DBD) penyakit bersumber nyamuk lainnya yang harus diwaspadai adalah chikungunya. Rentan menyebar di musim pancaroba, chikungunya bisa terjadi pada siapa saja.

Dilansir Hello Sehat, chikungunya juga dikenal sebagai penyakit flu tulang. Penyakit ini disebabkan oleh virus jenis Chikungunya dari genus Alphavirus dan famili Togaviridae. Virus ini menyebar ke manusia oleh gigitan nyamuk betina Aedes aegypti atau Aedes albopictus yang terinfeksi.

Center for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat menyebut bahwa gejala chikungunya yang paling khas adalah demam dan nyeri di persendian, terutama sendi lutut, pergelangan, jari kaki, dan tangan, serta tulang belakang.

Demam yang terjadi karena chikungunya biasanya berkisar dari 39-40 derajat Celcius, tapi tanpa pola yang khas seperti pada DBD. Selain itu, kulit penderita juga akan terlihat kemerahan atau ruam selama demam, mata merah, muncul gejala flu, sering disertai kejang, mual, muntah, sakit kepala, dan kadang-kadang juga disertai diare.

Virus chikungunya memiliki masa inkubasi rata-rata 2-4 hari, sementara gejalanya timbul antara 3 hingga 10 hari setelah gigitan nyamuk yang terinfeksi. Dalam beberapa kasus, seseorang yang terinfeksi mungkin tidak mengelami gejala chikungunya seperti yang sudah disebutkan di atas sama sekali.

Infeksi chikungunya yang tidak tertangani bisa menyebabkan kesulitan bergerak hingga kelumpuhan. Meski begitu, kelumpuhan ini hanya bersifat sementara sebagai efek dari perkembangbiakan virus dalam darah yang menimbulkan perasaan nyeri pada tulang dan seputar persendian. 

Ilustrasi penyakit chikugunya yang disebabkan oleh nyamuk. (Shutterstock)
Ilustrasi penyakit chikugunya yang disebabkan oleh nyamuk. (Shutterstock)

Secara rinci, beberapa hal yang harus Anda ketahui terkait gejala chikungunya adalah:

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum atau belum disebutkan. Jika Anda merasa cemas tentang gejala chikungunya seperti yang sudah disebutkan di atas, segera konsultasi ke dokter Anda. Dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan fisik dan tes penunjang lainnya untuk menemukan penyebab penyakit yang Anda alami.

Perlu dipahami bahwa penyakit Chikungunya jarang menyebabkan komplikasi yang fatal dan mengancam nyawa. Namun, gejala dari penyakit ini mungkin akan menganggu dan bisa memakan waktu beberapa hari untuk penyembuhan.

Oleh karena itu, penanganan yang tepat dan cepat sangat dibutuhkan agar proses penyembuhan pasien bisa berjalan lebih optimal.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini