Cegah Stunting di Papua, BKKBN Siap Tingkatkan Kemampuan Asuh Orang Tua

Meningkatkan kemampuan asuh orang tua untuk cegah stunting, efektif?

Suara.Com
M. Reza Sulaiman
Cegah Stunting di Papua, BKKBN Siap Tingkatkan Kemampuan Asuh Orang Tua
Warga dan anak-anak usai menjalani pemeriksaan dan perawatan kesehatan di RSUD Agats, menuju Distrik Jetsy di Kabupaten Asmat, Papua, Selasa (23/1). (Dok. Suara.com)

Suara.com - Cegah Stunting di Papua, BKKBN Siap Tingkatkan Kemampuan Asuh Orang Tua

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyebut cara utama untuk mencegah stunting harus dimulai dari meningkatkan kewaspadaan orang tua. Salah satunya, dengan meningkatkan kemampuan asuh orang tua.

Deputi Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Dwi Listyawardani mengatakan upaya-upaya seperti pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil dan bayi serta penerapan pola asuh yang baik penting untuk mencegah stunting. Karenanya BKKBN berusaha meningkatkan kemampuan pengasuhan orang tua lewat program Bina Keluarga Balita (BKB).

"Segala sesuatu yang terjadi pada masa 1.000 hari pertama fase kehidupan menjadi faktor penentu kualitas kehidupan anak agar tidak terkena stunting," kata Dwi, dilansir Antara.

"BKB dikembangkan oleh BKKBN untuk meningkatkan kemampuan pengasuhan orang tua dan keluarga anak, khususnya anak usia di bawah enam tahun," tambahnya lagi.

Dwi juga menekankan pentingnya pelibatan banyak sektor dalam upaya mencegah dan menangani masalah gizi yang menyebabkan kekerdilan pada anak stunting.

Untuk itu, ia mengatakan BKKBN menyiapkan dana Rp 1,3 miliar untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan stunting di wilayah Provinsi Papua.

"Ada 22 kabupaten/kota di Provinsi Papua, (masing-masing) mendapatkan dana penanganan stunting dengan besaran Rp60 juta," tutupnya. [ANTARA]

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini