Angka Vaksinasi Rendah, Wabah Campak di AS Semakin Parah

Wabah campak terburuk dalam dua dekade terakhir membuat Amerika Serikat kewalahan.

Suara.Com
M. Reza Sulaiman
Angka Vaksinasi Rendah, Wabah Campak di AS Semakin Parah
Pasien campak anak dengan bintik merah di sekujur tubuh. (Shutterstock)

Suara.com - Angka Vaksinasi Rendah, Wabah Campak di AS Semakin Parah

Wabah campak terburuk dalam dua dekade terakhir membuat Amerika Serikat kewalahan. Rendahnya angka masyarakat yang melakukan vaksinasi dinilai sebagai penyebab.

Dilansir Reuters, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat mengatakan ada 71 kasus campak baru dalam satu minggu terakhir, membuatnya naik 13 persen dari minggu lalu.

Total sudah ada 626 kasus campak yang terkonfirmasi di 22 negara bagian. Angka ini merupakan angka infeksi campak tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Lebih dari setengah kasus campak ini terjadi di New York City, dengan wilayah Williamsburg di Brooklyn menjadi wilayah dengan terbanyak.

Ilustrasi vaksin campak. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi vaksin campak. (Sumber: Shutterstock)

Laman media Vox melaporkan, lemahnya penerapan hukuman bagi masyarakat yang tidak memvaksinasi anaknya menjadi penyebab utama wabah campak yang berkelanjutan di Amerika Serikat.

Beberapa kelompok seperti Yahudi Ortodoks, Katolik, dan aliran kepercayaan lainnya menolak vaksinasi karena bertentangan dengan ajaran agama.

Kelompok lainnya menolak vaksinasi dengan alasan vaksin berisiko membuat anak terserang autisme. Padahal, klaim ini sudah jelas-jelas dibantah oleh ilmu pengetahuan.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini