Banyaknya Tren Olahraga Ternyata Tak Membuat Generasi Milenial Lebih Sehat

Peneliti menemukan bahwa perempuan milenial memiliki tingkat kesehatan yang lebih buruk daripada lelaki.

Suara.Com
Ade Indra Kusuma | Risna Halidi
Banyaknya Tren Olahraga Ternyata Tak Membuat Generasi Milenial Lebih Sehat
Ilustrasi perempuan stres. (Shutterstock)

Suara.com - Aneka Tren dalam berolahraga, ternyata tidak Membuat Milenial Lebih Sehat dari Generasi Sebelumnya.

Banyak milenial melakukan yoga, dan mencoba berbagai diet serta meditasi.

Namun terlepas dari kegemaran milenial terhadap isu kebugaran, kesehatan dan kesejahteraan, menurut laporan terbaru dari Blue Cross Blue Shield Association, mengatakan bahwa tingkat kesehatan generasi milenial lebih buruk daripada generasi X.

Pada 2017, milenial yang berusia 21 hingga 36 tahun secara keseluruhan dalam kondisi sehat. 

Tetapi ketika memasuki usia 27, kesehatan mereka mulai menurun. Analisis tersebut dilakukan Blue Cross terhadap 55 juta milenial yang memiliki asuransi komersial. 

8 dari 10 kondisi kesehatan yang dialami kaum milenial adalah depresi, gangguan penggunaan narkoba, tekanan darah tinggi, hiperaktif, penyakit crohn dan kolitis ulserativa, kolesterol tinggi, gangguan penggunaan tembakau, dan diabetes tipe 2.

Para peneliti juga menemukan bahwa perempuan milenial memiliki tingkat kesehatan yang lebih buruk daripada lelaki.

Banyak perempuan milenial didiagnosis dengan masalah depresi dan masalah endokrin seperti tiroid serta diabetes tipe 2.

Perbedaan yang terungkap dalam laporan ini menyoroti betapa mendesaknya komunitas layanan kesehatan untuk mengenali masalah yang dihadapi oleh kaum milenial.

"Status kesehatan milenial kemungkinan akan memiliki efek besar pada ekonomi Amerika Serikat selama dua dekade mendatang, termasuk produktivitas tempat kerja dan biaya perawatan kesehatan," tulis peneliti.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini