Sering Transplantasi Organ Tubuh, Peneliti Ungkap Lamanya Orang Bisa Hidup

Penelitian mengungkapkan operasi transplantasi organ tubuh belum pasti membuat pasien bertahan hidup lebih lama.

Suara.Com
Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni
Sering Transplantasi Organ Tubuh, Peneliti Ungkap Lamanya Orang Bisa Hidup
Ilustrasi operasi mata [shutterstock]

Suara.com - Banyak pasien dengan kondisi sakit serius hingga harus transplantasi organ tubuh mungkin pernah mengalami kecemasan. Tak hanya soal dana, seberapa besar kesempatan mereka hidup setelah menjalani prosedur ini pun sering kali menimbulkan kegundahan.

Hal itu pun dirasakan David Rockefeller. Dilansir dari brightside.com, dia diketahui pernah melakukan transplantasi jantung sebanyak 7 kali dan ginjal 2 kali selama 20 tahun. Dia pun termasuk orang yang sangat beruntung.

David Rockefeller mampu bertahan hidup hingga 101 tahun dengan berkali-kali operasi transplantasi organ tubuh.

Namun, tentu saja ia juga mengeluarkan banyak uang semasa hidupnya untuk segala operasi yang tidak murah. Jika anda ingin tahu, besaran biaya transplantasi organ bisa mencapai miliaran. Contohnya transplantasi mata yang bisa menyentuh Rp 3 miliar.

Secara teoritis, transplantasi ginjal atau jantung memang membuat seseorang mampu bertahan hidup lebih lama sekitar 20 tahun mendatang. Meski begitu, kita juga perlu tahu bahwa pasien transplantasi organ tubuh pun berisiko mengalami komplikasi pasca operasi, termasuk infeksi dan penolakan organ.

Dalam kondisi ini, sistem kekebalan tubuh pasien sangat rentan terserang penyakit dan virus. Oleh karena itu, tak jarang tubuh pasien menolak organ yang telah didonorkan.

Ilustrasi operasi di perut [Shutterstock]
Ilustrasi operasi di perut [Shutterstock]

Beruntungnya, ilmu kedokteran yang semakin berkembang menemukan solusi agar tubuh pasien dapat menyesuaikan organ donor dengan menggunakan sel-sel induk.

Hanya saja, berapa banyak operasi yang bisa kita lakukan untuk hidup 1000 tahun? Mari kita lihat perkiraan rinciannya sebagai berikut:

  1. Pasien transplantasi ginjal membutuhkan operasi 66 kali jika ingin hidup 10-15 tahun lebih lama.
  2. Pasien transplantasi jantung membutuhkan 50 kali operasi jika ingin hidup 20 tahun lebih lama.
  3. Pasien dengan transplantasi hati mungkin harus melakukan operasi 33 kali agar bertahan hidup hingga 30 tahun lebih lama.
  4. Pasien transplantasi paru-paru harus melakukan 100 kali operasi jika ingin hidup 10 tahun lebih lama.
  5. Pasien transplantasi usus harus melakukan sebanyak 200 operasi untuk bertahan hidup 5 tahun lebih lama.
Ilustrasi transplantasi ginjal. (Shutterstock)
Ilustrasi transplantasi ginjal. (Shutterstock)

Namun, panjangnya umur pasien transplantasi organ tubuh juga bisa dipengaruhi oleh panjangnya usia DNA yang telah ada sejak lahir.

Intinya, kondisi seseorang mungkin akan lebih baik setelah melakukan transplantasi organ tubuh. Walau demikian, hal ini juga belum menjamin bisa membuat orang tersebut hidup lebih lama seperti yang diinginkan, mengingat ada banyak risiko setelah operasi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini