Dian Sastro Cerita Anaknya Autis, ini 5 Olahraga yang Cocok untuk Autisme

5 jenis olahraga yang cocok untuk tumbuh kembang anak autisme seperti anak sulung Dian Sastrowardoyo.

Suara.Com
Rendy Adrikni Sadikin | Shevinna Putti Anggraeni
Dian Sastro Cerita Anaknya Autis, ini 5 Olahraga yang Cocok untuk Autisme
Ilustrasi anak autis berenang (shutterstock)

Suara.com - Anak sulung Dian Sastrowardoyo, Shailendra Naryama ternyata mengalami kelainan autisme. Beruntungnya, Dian Sastro sudah mengetahui sejak anaknya usia 7 bulan dengan melihat 7 ciri-ciri autisme.

Sebab Dian Sastro lebih cepat membawa anak sulungnya ke ahli tumbuh kembang untuk penanganan lebih lanjut. Seperti menjalani terapi dan intervensi selama 4 tahun.

"Saya cukup beruntung karena waktu itu saya tuh termasuk orangtua yang ambisius gitu lho. Umur 6 bulan udah dimasukkin sekolah. Sehingga saya jadi bisa melihat perkembangannya anak lain seperti apa, anak saya dibandingkan dengan anak lain seperti apa. Dan itu kelihatan jelas bedanya," jelasnya dalam konferensi pers SPEKIX 2019 di Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Sehingga ketika anaknya menginjak usia 6 tahun sampai sekarang tidak memerlukan terapi lagi. Meski begitu, ada yang perlu diperhatikan Dian Sastro maupun Anda yang memiliki masalah sama dalam menghadapi anak autis.

Tidak hanya dari segi pola didik yang berbeda, Anda juga perlu memilih olahraga rutin yang tepat untuk anak autis.

Dian Sastro (kanan) [Suara.com/Yuliani]
Dian Sastro (kanan) [Suara.com/Yuliani]

Beberapa olahraga dapat menjadi tantangan bagi anak autis. Tetapi, bukan berarti anakautis harus menjauh dari aktivitas fisik. Karena dilansir dari Very Well Health, beberapa olahraga justru baik untuk tumbuh kembangnya.

1. Berenang

Berenang salah satu olahraga yang terbaik untuk anak autis karena mampu mengatasi perasaannya yang mudah marah. Karena, olahraga ini melepaskan endorfin yang membuat mereka lebih positif, bahagia dan tenang.

2. Boling

Olahraga boling juga baik untuk anak autis karena membantu mereka dalam bersosialisasi. Selain itu, olahraga ini bisa membuat mereka lebih bahagia dan puas ketika berhasil menjatuhkan pin.

3. Menunggang kuda

Banyak anak autis yang disarankan berolahraga menunggang kuda sebagai aktivitas terapi alias hippotherapy. Olahraga ini membantu mereka lebih mudah berkomunikasi dengan hewan dan itu bukan hal yang aneh.

4. Memancing

Kegiatan memancing bagi anak autis memberi mereka kedamaian dan ketenangan alami. Mereka bisa menikmati suasana sekitar tanpa tekanan komunikasi sosial yang intens.

5. Bersepeda

Meskipun awalnya sulit, olahraga bersepeda baik untuk anak autis asalkan mereka sudah memiliki ketarampilan dasar. Khususnya keterampilan dalam hal mempertahankan keseimbangan sebelum bersepeda.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini