cancel

Dipaksa Diet Vegan, Bayi 19 Bulan Alami Malnutrisi Parah

Bayi usia 19 bulan mengalami malnutrisi dan tidak bisa berkembang normal akibat dipaksa diet vegan.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni
Dipaksa Diet Vegan, Bayi 19 Bulan Alami Malnutrisi Parah
Ilustrasi bayi kekurangan nutrisi. (Shutterstock)

Suara.com - Orangtua seharusnya memenuhi semua kebutuhan nutrisi anak demi tumbuh kembangnya, tetapi tidak pada pasangan asal Australia ini. Mereka justru memaksa bayinya diet vegan.

Akibatnya, bayi perempuan mereka yang berusia 19 bulan mengalami malnutrisi hingga berat badannya menjadi kurang dari 4,5 kilogram. Bahkan, bayinya tidak memiliki gigi hingga menderita rakhitis.

Sampai akhirnya, bayi tersebut mengalami kejang hingga dirawat di rumah sakit. Berdasarkan laporan tim medis, kondisi bayi tersebut berbibir biru, tangan dan kakinya dingin, serta memiliki gula darah rendah.

Kondisi itu terjadi karena bayi mereka sudah dipaksa menjalani diet vegan sejak pertama lahir hingga usia 19 bulan. Mereka tidak memberi asupan makan yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan bayi tersebut.

Seorang ahli gizi mengatakan bahwa pasangan tersebut telah memberi bayinya semangkuk oat dengan minyak zaitun, susu beras, sayuran, kentang dan tahu setiap harinya. Khusus cemilannya, mereka hanya memberi buah-buahan untuk bayinya.

Ilustrasi bayi kekurangan nutrisi (Shutterstock).
Ilustrasi bayi kekurangan nutrisi (Shutterstock).

Oleh karena itu, bayinya mengalami penipisan tulang yang tidak berkembang sejak lahir. Hakim yang menangani kasus ini pun menilai pasangan tersebut sangat "ceroboh" dalam merawat bayinya.

Pasalnya, mereka telah membuat bayinya yang masih tahap perkembangan dalam situasi bahaya atau cedera serius.

Terkait kasus ini, psikiater menilai ibu dari bayi tersebut mengalami depresi pascanatal yang berimbas pada bayinya. Dokter pun berusaha menjelaskan gejala yang menunjukkan bahwa wanita itu mengalami depresi berat.

Dampak dari kejadian tersebut, bayi mereka harus menjalani perawatan medis karena terlihat seperti bayi usia 3 bulan dan tidak memiliki gigi.

Ilustrasi diet. (Shutterstock)
Ilustrasi diet. (Shutterstock)

"Bayi tersebut diberi bantuan makan melalui pipa hidungnya dan saya berpikir betapa mengerikan kondisinya. Saya juga terkejut melihat kondisinya sangat jauh dibandingkan dengan anak-anak seusianya," kata Sarah Nugget, hakim yang menangani kasus ini, dikutip dari Mirror.

Lanjut ke halaman berikutnya chevron_left Sebelumnya Selanjutnya chevron_right

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini

Loading…
Berita Lainnya