Haid Berhenti Akibat Diet Ekstrem dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Anda yang berencana atau bahkan sedang diet, perlu tahu nih bahaya diet ekstrem.

Suara.Com
Ririn Indriani
Haid Berhenti Akibat Diet Ekstrem dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya
Ilustrasi: hati-hati, diet ekstrem membahayakan kesehatan Anda. [Shutterstock]

Suara.com - Sudah banyak kasus yang terjadi akibat diet ekstrem, mulai dari gangguan jantung, ketidakseimbangan hormon, hingga gangguan kesuburan. Terkait masalah tersebut, baru-baru ini ada perempuan yang mengeluh haidnya berhenti selama lima bulan setelah menjalani diet ekstrem. 

Perempuan bernama Emma Nacewicz mengungkapkan pengalaman buruknya itu berawal dari keinginan menurunkan berat badan saat masuk kuliah. Kala itu ia mengaku terobsesi dengan diet dan olahraga. Lantas, bagaimana kisah selanjutnya?

Simak ulasan kisah Emma yang pernah mengalami haidnya berhenti selama lima bulan akibat diet ekstrem yang menjadi salah satu berita kesehatan yang menarik dan penting untuk Anda ketahui bahayanya bagi kesehatan dan empat berita menarik lainnya dari kanal kesehatan Suara.com, Selasa (3/9/2019)

1. Lakukan Diet Ekstrem, Wanita Ini Berhenti Menstruasi Selama 5 Bulan!

Emma sekarang (Instagram)
Emma sekarang (Instagram)

Seorang ahli gizi asal New York, Emma Nacewicz, pernah merasakan menstruasinya berhenti sementara akibat obsesinya terhadap diet dan olahraga.

Nacewicz mengungkapkan pengalaman ini berawal dari keinginannya menurunkan berat badan saat masuk kuliah.

Baca selengkapnya

2. Nagita Slavina Dituding Lakukan Botoks, Kenali Ciri-ciri Sebenarnya!

Raffi Ahmad bersama Nagita Slavina dan Rafathar. [Instagram]
Raffi Ahmad bersama Nagita Slavina dan Rafathar. [Instagram]

Salah seorang warganet menduga istri raffi Ahmad, Nagita Slavina, telah melakukan botoks serta suntik putih.

Hal ini diketahui dalam vlog tanya jawab di kanal YouTube RANS Entertaimnet, Senin (2/9/2019).

Baca selengkapnya

3. Diet Keripik dan Daging Olahan, Remaja Ini Alami Kebutaan Permanen

Ilustrasi diet makan olahan daging bertahun-tahun membuat remaja ini kehilangan penglihatan dan pendengarannya. (Unsplash/Eduardo D)
Ilustrasi diet makan olahan daging bertahun-tahun membuat remaja ini kehilangan penglihatan dan pendengarannya. (Unsplash/Eduardo D)

Diet Keripik dan Daging Olahan, Remaja Ini Alami Kebutaan Permanen.

Seorang remaja yang selama bertahun-tahun menjalani diet keripik, roti putih, dan daging olahan, harus kehilangan pendengaran dan penglihatannya karena kekurangan vitamin dan mineral.

Baca selengkapnya

4. Rutin Makan Junk Food dan Makanan Olahan, Remaja Ini Kehilangan Penglihatan

Ilustrasi anak-anak yang sedang menyantap makanan cepat saji. (Sumber: Shuttertsock)
Ilustrasi anak-anak yang sedang menyantap makanan cepat saji. (Sumber: Shuttertsock)

Makanan cepat saji seperti junk food sudah terbukti tidak menyehatkan. Apalagi jika dikonsumsi secara rutin.

Seorang remaja Inggris menjadi buta karena tidak makan apapun selain camilan olahan selama bertahun-tahun, menurut sebuah studi kasus yang diterbitkan pada Senin (2/9/2019) di Annals of Internal Medicine.

Baca selengkapnya

5. Pakai Lensa Kontak 15 Jam Setiap Hari, Wanita Ini Hidup dengan Kornea Rusak

Ilustrasi lensa kontak. (Shutterstock)
Ilustrasi lensa kontak. (Shutterstock)

Sudah banyak kasus wanita mengalami masalah penglihatan karena penggunaan soft lens atau lensa kontak. Seorang wanita bernama Joey Lee bahkan mesti hidup dengan kondisi kornea rusak akibat lensa kontak.

Wanita ini mengaku selalu memakai lensa kontak hampir setiap hari. Biasanya ia mengenakan lensa kontak selama 15 jam.

Baca selengkapnya

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini