Banyak Konsumsi Minuman Soda, Kulit Lengan & Punggung Pria Ini Terinfeksi

Kulit sepanjang lengan dan punggung pria ini harus diangkat lantaran infeksi yang tidak sembuh berbulan-bulan.

Suara.Com
Galih Priatmojo | Rosiana Chozanah
Banyak Konsumsi Minuman Soda, Kulit Lengan & Punggung Pria Ini Terinfeksi
Ilustrasi lelaki infeksi kulit pada lengan hingga punggung (Freepik/everyonephoto)

Suara.com - Seorang lelaki berusia 56 tahun yang tinggal di Bukit Sentosa, Rawang, Malaysia, menderita infeksi kulit sepanjang lengan atas hingga bahu serta punggung kanannya.

Melansir World of Buzz, lelaki bernama Mohd Razin Mohamed ternyata menderita diabetes sejak usia 40 tahun.

Penyebabnya adalah dahulu ia sering mengosumsi minuman soda selama makan siang dalam jumlah banyak.

Mohamed mengatakan, setidaknya dirinya akan membeli setidaknya dua kaleng minuman berkarbonasi tersebut setiap hari tanpa hati-hati terhadap efeknya.

"Aku baru sadar menderita diabetes setelah menemukan banyak semut di sekitar tempatku buang air kecil. Setelah itu, aku pergi ke klinik dan dokter menyarankanku untuk memeriksakannya ke rumah sakit," tutur Mohamed.

Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)
Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

Kondisi Mohamed makin memburuk ketika luka di punggungnya tidak membaik selama berbulan-bulan. Lepuh tumbuh, dari seukuran ibu jari sampai ke ukuran telapak tangan.

Untungnya, dia bisa mendapatkan perawatan dengan cepat di rumah sakit Sungai Buloh. Sebab infeksinya memburuk sampai tulang lengannya hampir terlihat.

"Dampak dari operasi membuatku sulit untuk mengangkat lengan kanan dan rasa sakit di punggung disebabkan oleh kulit yang tidak rata," lanjutnya.

Mohamed mengatakan, ia akan memerlukan perawatan lanjutan. Termasuk minum obat untuk mengontrol kadar gula dalam tubuhnya.

Meski kondisinya membaik, dia bertekad untuk fokus pada asupan gulanya. Tujuannya untuk menghindari kenaikan kadar gula secara tiba-tiba.

"Karena kadar gula yang tinggi pada saat itu, saya pingsan tiga kali saat bekerja di dekat Masjid Jamek di Kuala Lumpur. Penyesalan tidak lagi berguna. Ini akibat terlalu banyak gula," tandasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini