Mengenal Vaginal Septum, Seperti Ini Gejala dan Perawatannya!

Vaginal septum merupakan suatu kondisi langka yang membuat seorang wanita kesulitan berhubungan seks karena jalurnya tertutup.

Suara.Com
Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni
Mengenal Vaginal Septum, Seperti Ini Gejala dan Perawatannya!
Ilustrasi wanita dengan vaginal septum (shutterstock)

Suara.com - Beberapa waktu lalu, seorang wanita asal Pakistan didiagnosis mengalami blind vagina alias vaginal septum. Kondisi itu membuat wanita 20 tahun itu tidak bisa berhubungan seks dan merasakan sakit di bagian bawah perutnya.

Ibunya menduga anaknya mengalami vaginal septum akibat tidak pernah menstruasi alias keterlambatan pubertas. Di sisi lain, wanita ini tetap memiliki perkembangan payudara dan lainnya yang normal.

Melansir dari Metro.co.uk, vaginal septum berarti kondisi vagina tertutup. Akibatnya, ia tidak bisa berhubungan intim karena penis tidak bisa masuk ke dalam vagina.

"Vaginal septum juga dikenal sebagai vagina buntu adalah saluran vagina pendek yang memiliki bagian jaringan menghalangi ujung vagina," kata dr Sarah Welsh, salah satu pendiri Hanx.

Ada beberapa gejala yang bisa diperhatikan jika seorang wanita mengalami vaginal septum. Wanita dengan vaginal septum akan mengalami rasa sakit hebat ketika pertama kali berhubungan seks.

Ilustrasi kesehatan reproduksi perempuan, vagina.
Ilustrasi kesehatan reproduksi perempuan, vagina.

Hal ini terjadi karena penis sulit menembus vagina. Di sisi lain, kondisi ini juga merupakan bawaan sama halnya ketika pria dilahirkan tanpa testis.

Namun, tidak semua wanita dengan vaginal septum akan mengetahui kondisinya. Pada kebanyakan kasus, wanita baru mengetahui vaginal septum setelah masa pubertas dan mulai berhubungan seks.

Wanita dengan vaginal septum tidak hanya akan merasakan gejala fisik, tetapi juga akan mengalami rasa malu karena tidak mampu berhubungan seks. Wanita asal Pakistan tersebut, contohnya.

ilustrasi vagina nyeri
ilustrasi vagina nyeri

"Perawatan utamanya adalah pembedahan di rumah sakit oleh spesialis untuk menghilangkan jaringan berserat yang menyebabkan penyumbatan di vagina. Tindakan ini mungkin membutuhkan perawatan lebih lanjut untuk memastikan saluran vagina tidak menyempit saat sembuh," jelasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini