Rabu, 12 Desember 2018

Karena Mural Ini, Seluruh Desa Batal Digusur

Idenya bagus juga.

Suara.Com
Dany Garjito
Warga melintas disamping mural 3D di tembok rumah warga daerah Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (25/11). (Suara.com/Fakhri Hermansyah)
Warga melintas disamping mural 3D di tembok rumah warga daerah Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (25/11). (Suara.com/Fakhri Hermansyah)

Suara.com - Mural selamatkan seluruh desa dari penggusuran! Ya, Anda tidak salah baca, seorang veteran militer berusia 87 tahun perlahan mengecat dinding-dinding, pintu dan lingkungan sekitar desanya dan sukses 'mengusir' pihak penggusur.  

Pria tersebut bernama Huang Yuang Fu berasal dari Taichung, Taiwan.  

BACA JUGA: Gokil, Pakai Sepeda Kayu, Suku Pedalaman Ini Hobi Ngebut di Jalan

Pria yang dijuluki 'kakek pelangi' tersebut menghadirkan beragam warna dan karakter gambar yang cerah dan bersemangat, menghidupkan desanya yang kumuh jadi terlihat menawan dan sedap dipandang.

Lebih dari itu, Huang Yuang Fu rela menghabiskan waktunya, menggambar beragam warna menarik di desanya tak lain demi menyelamatkan tanah kelahirannya tersebut dari ancaman penggusuran yang dilakukan pemerintah setempat.

Semua bermula saat tahun 2008, pemerintah Taiwan bersama pengembang mulai menggusur 1.200 rumah di desa Huang Yuang Fu hingga akhirnya tersisa 11 rumah saja.

BACA JUGA: Sambil Angkat Tas Agar Tak Basah, Guru Ini Renang Sebrangi Laut ke Sekolah

Satu per satu peghuni meninggalkan desa tersebut namun tidak Huang Yuang Fu, ia tetap bertahan mempertahankan kampung halamannya.

Desanya yang dianggap tidak terawat dan tak layak dipertahankan oleh pemerintah Taiwan ia gubah dengan sentuhan beragam lukisan berwarna cerah nan menawan.

Simak kisah lengkapnya di sini!

    Berita Terkait

    Terpopuler

    Terkini