Tak Hanya Prada, Merek Fesyen Ini Juga Kena Dugaan Tindakan Rasis

Kenapa merek fast fesyen Forever 21 mendapat kecaman karena dugaan rasis?

Suara.Com
Silfa Humairah Utami | Risna Halidi
Tak Hanya Prada, Merek Fesyen Ini Juga Kena Dugaan Tindakan Rasis
Ilustrasi produk fesyen Forever 21 diduga mendapat kecaman karena dugaan rasis. (Shutterstock)

Suara.com - Tak lama setelah brand fesyen premium Prada mendapat kecaman karena dugaan rasis, merek fast fesyen Forever 21 juga dituduh melakukan tindakan yang sama.

Hal tersebut terjadi setelah Forever 21 ada mengunggah sweater edisi Black Panther dengan model ras Kaukasoid atau orang kulit putih.

Foto iklan yang menunjukkan seorang lelaki kulit putih mengenakan sweater rajut bertuliskan slogan Black Panther yaitu "Wakanda Forever" itu menuai kecaman di Twitter.

Unggahan tersebut dengan cepat memicu debat online tentang apakah ini merupakan contoh perampasan budaya atau inklusivitas.

"Menurutmu di alam semesta mana, menjadi tidak masalah menampilkan model kulit putih di Wakanda? Saya sangat tersinggung," tulis seorang pengguna Twitter.

Tetapi bukan berarti tak ada yang membela merek tersebut. "Mengapa orang kulit putih tidak boleh dipamerkan mengenakan pakaian itu? Black panther adalah karakter luar biasa yang diciptakan untuk dinikmati semua orang."

Melihat pertikaian berkepanjangan di Internet, Forever 21 akhirnya buka suara dan meminta maaf.

"Forever 21 menanggapi umpan balik pada produk fesyen dan pemasaran kami dengan sangat serius, kami merayakan semua pahlawan super dengan banyak model yang berbeda dari berbagai etnis alias rasis dan meminta maaf jika foto tersebut menyinggung dengan cara apa pun," tulis perwakilan Forever 21 dalam sebuah pernyataan kepada The Hollywood Reporter.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini