Aturan Pesta Pernikahan Ini Dianggap Merendahkan Tamu, Kok Bisa?

Kalau tidak jago matematika, lebih baik mundur.

Suara.Com
Rima Sekarani Imamun Nissa
Aturan Pesta Pernikahan Ini Dianggap Merendahkan Tamu, Kok Bisa?
Ilustrasi pernikahan. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang wanita panen hujatan karena memiliki rencana pernikahan yang agak tidak biasa. Calon pengantin wanita itu mengungkapkan detail pernikahannya di Facebook dan malah menimbulkan debat. Ia dianggap mempermalukan tamu.

Dilansir dari Mirror, wanita yang tidak disebutkan namanya itu berbagi kisah bahwa dia dan pasangannya sama-sama ahli matematika. Mereka lalu ingin memasukkan 'informasi matematika' dalam hari pernikahan mereka.

''Karena saya dan pasangan adalah ahli matematika, pernikahan kami akan diperindah dengan informasi matematika,'' tulis dia.

''Misalnya, saat makan malam, para tamu akan diminta menjawab pertanyaan matematika untuk menemukan tempat kami duduk. Setiap tamu atau pasangan akan disajikan dengan pertanyaan yang unik. Kesulitan dan pokok bahasan diambil langsung dari apa yang kami tahu dari latar belakang matematika mereka,'' tambah dia menerangkan.

Dia kemudian menjelaskan bahwa banyak tamu yang pada hari itu akan memiliki pertanyaan unik. Bahkan beberapa pertanyaan telah diambil langsung dari makalah penelitian pasangan ini.

Ilustrasi belajar matematika. (Shutterstock)

Walau begitu, banyak warganet yang berpikir membuat matematika sebagai bagian wajib di sebuah pernikahan adalah ide buruk. Malah sampai ada yang mengaitkannya dengan tindakan merendahkan tamu.

Seseorang berkomentar, ''Setelah melihat ke latar belakang saya, mereka mungkin akan menempatkan saya di meja anak-anak.''

''Math-shaming. Kalau diundang pun, saya akan menolak,'' tulis yang lain.

''Kedengarannya sempurna untuk mereka, tetapi saya akan tertekan karena serangan kecemasan yang sangat mungkin disebabkan secara matematis,'' tambah warganet lain.

Namun, tidak semua warganet berpikir konsep pernikahan itu sebagai sebuah masalah, apalagi sengaja untuk mempermalukan tamu.

''Kedua orang ini CINTA matematika dan menginginkan pernikahan bertema matematika. Saya pikir kalian cuma mengasumsikan yang terburuk. Mereka juga tak mungkin bermaksud mempermalukan tamu,'' kata seorang warganet.

DewiKu.com/Yasinta Rahmawati

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini