8 Tahun Tinggal di Hutan, Begini Kisah Hidup Pasangan Nyentrik Ini

Bagaimana cara mereka bertahan hidup selama tinggal di hutan?

Rima Sekarani Imamun Nissa
8 Tahun Tinggal di Hutan, Begini Kisah Hidup Pasangan Nyentrik Ini
Ilustrasi (Pixabay Free Photos)

Suara.com - 8 Tahun Tinggal di Hutan, Begini Kisah Hidup Pasangan Nyentrik Ini.

Peter dan Miriam Lancewood adalah pasangan suami istri asal Selandia Baru yang memutuskan tinggal di hutan. Mereka meninggalkan kehidupan kota yang ruwet dan menepi ke sebuah hutan di negara tersebut.

Dilansir dari Daily Mail, pasangan ini meninggalkan apartemen dengan segala fasilitasnya untuk mencoba petualangan baru. Mereka tak bawa banyak bekal. 

Soal pakaian ganji saja, misalnya. Mereka  hanya membawa dua celana pendek, tiga kaus, satu jumper, satu celana panjang, sepasang legging, dan sepasang kaus kaki.

Jadi bagaimana mereka bertahan hidup?

Pasangan yang sudah menghabiskan waktu sekitar 8 tahun untuk tinggal di hutan ini mengasah ilmu berburu mereka agar bisa bertahan hidup. Miriam bilang, makanan pertama yang mereka nikmati adalah kambing hasil berburu.

Miriam dan suaminya hidup di hutan. (Youtube/Miriam Lancewood)
Miriam dan suaminya hidup di hutan. (Youtube/Miriam Lancewood)

Selain itu, sekitar 3 atau 4 bulan sekali, mereka pergi ke desa terdekat untuk membeli persediaan beras, teh, dan bahan makanan pokok lainnya.

Tinggal di hutan ternyata tidak semudah perkiraan mereka. Ada banyak hal yang mesti mereka asah agar bisa bertahan hidup. Meski begitu, secara perlahan kini mereka sudah sangat menikmati hidup bebas.

Dalam sebuah wawancara dengan The Morning Show Yahoo News, Miriam mengatakan jika banyak hal yang dia rasakan dan alami selama hidup di hutan.

''Pada awalnya kita merasa kesulitan. Namun setelah beberapa tahun, aku merasa lebih percaya diri. Aku rasa kepercayaan diri adalah sesuatu yang mendasar. Kami jadi tidak mudah terpengaruh oleh orang lain,'' ucap Miriam. (Rima Suliastini)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini

Loading…
Berita Lainnya