Kencan Pertama Sukses, Tapi Kenapa Si Dia Menghilang?

Tak sedikit orang yang mengalami kondisi ini pasca kencan pertama.

Suara.Com
Vania Rossa
Kencan Pertama Sukses, Tapi Kenapa Si Dia Menghilang?
Ilustrasi kencan. (Shutterstock)

Suara.com - Kencan Pertama Sukses, Tapi Kenapa Si Dia Menghilang?

Kencan pertama memang krusial, karena itulah saat-saat penentuan mengenai kelanjutan hubungan Anda dan dia ke depan. Tapi, pernahkah Anda mengalami masa di mana kencan pertama berjalan sukses tapi kemudian si dia menghilang dan tak pernah mau menguhubungi lagi?

Tak sedikit orang yang terjebak situasi dilematis di atas, si dia menghilang usai kencan pertama yang tampaknya baik-baik saja. Ya, urusan asmara memang bukan hal yang mudah.

Selalu banyak hal dilematis yang mewarnainya. Tapi, tak perlu khawatir. Beberapa saran dari pakar kencan berikut ini mungkin bisa membantu Anda bersikap ketika menghadapi saat-saat seperti ini, seperti dilansir dari The Independent.

Psikolog kencan dan hubungan, Madeleine Mason Roantree, membeberkan bahwa ada sejumlah kemungkinan alasan mengapa si dia tak menghubungi Anda usai kencan pertama.

Yang paling umum terjadi adalah si dia tidak tertarik. Meski begitu, jangan kecewa. Bisa saja ini terjadi bukan karena ada yang salah dengan diri Anda. Kemungkinannya, ia belum benar-benar mengenal kepribadian Anda.

Yang harus Anda lakukan saat ini adalah tetap move on dan melanjutkan hidup. Tak ada salahnya mencari tahu alasan si dia menghilang setelah Anda melewatkan saat-saat yang indah di kencan pertama.

Mason menyarankan agar Anda mengirim pesan terlebih dahulu agar Anda tak sekadar menebak-nebak apa yang terjadi.
Menurut Mason, sangat penting untuk langsung menanyakan alasan si dia menghilang tanpa bertele-tele. Berikut beberapa contoh pesan yang bisa Anda kirim demi mendapatkan kejelasan.

"Hai, aku benar-benar senang bertemu dengan kamu. Apa kamu mau bertemu lagi?"

"Saya berencana untuk menonton film. Apa kamu mau ikut?"

"Saya ingin mengajak kamu kencan kedua. Kamu punya waktu?"

Tak perlu gengsi, inilah strategi terbaik untuk membuat semuanya menjadi jelas daripada memutus komunikasi tanpa ada alasan yang jelas.

"Ditolak memang bukan pengalaman yang menyenangkan," kata Mason. "Tapi, jika Anda menyukainya, tak masalah untuk mengiriminya pesan. Meski nanti ia tak membalas pesan Anda, setidaknya Anda sudah tahu apa yang harus dilakukan" tambah dia.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini