Kabar Baik, Machu Piccu Bisa Diakses Pengunjung Berkursi Roda

Machu Piccu merupakan salah satu situs warisan dunia UNESCO yang memiliki daya tarik bagi para turis dari seluruh dunia.

Suara.Com
Vania Rossa | Dinda Rachmawati
Kabar Baik, Machu Piccu Bisa Diakses Pengunjung Berkursi Roda
Ilustrasi Machu Piccu.(Shutetrstock)

Suara.com - Belum lengkap rasanya jika mengunjungi Peru tanpa ke Machu Piccu. Salah satu situs warisan dunia UNESCO yang juga masuk dalam tujuh keajaiban dunia ini memang selalu memiliki daya tarik tersendiri.

Tak heran jika sejak 2017, UNESCO memberlakukan tiket dan aturan ketat bagi para pengunjung yang ingin datang ke Machu Piccu.

Hal inilah yang lantas menbuat Wheel the World, sebuah perusahaan perjalanan, membuat tur khusus untuk para pengguna kursi roda agar mereka bisa lebih nyaman menikmati pengalaman ke situs yang diberi julukan sebagai 'Kota Inca yang Hilang' ini.

Mereka meluncurkan rencana perjalanan ke Machu Picchu yang pertama beberapa bulan yang lalu. Bisnis ini didirikan oleh Alvaro Silberstein yang juga seorang pengguna kursi roda dan Camilo Navarro, yang keduanya berasal dari Chili.

Mereka pindah ke Amerika Serikat (AS) tempat mereka belajar bisnis di UC Berkeley, sebelum meluncurkan Wheel the World dan membuat tur pertama ke Chili dan Meksiko.

Dilansir dari The Independent, jika Anda ingin mengikuti tur ini, para pengguna kursi roda dapat melakukan pembayaran dan dengan otomatis mendapatkan pinjaman kursi khusus untuk dapat mengakses situs dengan aman.

"Kursi dirancang dengan satu roda dan dua tongkat panjang, menyerupai "gerobak dorong", ini terbuat dari aluminium dan baja ringan," ungkap Navarro menjelaskan.

Namun, pengguna harus ditemani oleh seorang teman perjalanan karena kursi roda tidak dapat didorong sendiri. Perusahaan perjalanan ini bermitra dengan pembuat kursi roda. Mereka menyumbangkan kursi roda dan menyimpannya, sehingga pengunjung yang mengikuti tur tidak perlu repot membeli kursi roda dengan biaya sendiri.

"Aksesibilitas adalah masalah menjadi kreatif. Kadang-kadang kami mendapat telepon dari taman nasional dan mengatakan mereka ingin kami datang untuk menjelajahi tempat itu. Tetapi seringkali, karena khawatir tentang keterbatasan situs kuno jika harus dimodifikasi, dengan membangun jalan untuk kursi roda," ujar dia lagi.

Karenanya, kursi roda unik ini, kata dia, dapat menjadi solusi untuk kaum disabilitas yang tetap ingin menikmati pengalaman menyenangkan di situs bersejarah, khususnya Machu Piccu.

Keduanya membuka harga mulai dari 1.500 dolar AS untuk perjalanan empat hari ke Machu Picchu, termasuk akomodasi, namun tidak termasuk penerbangan.

Kabar tur untuk kaum disabilitas ini datang setelah Machu Picchu baru-baru ini mengubah kebijakan tiketnya lebih ketat. Pada 1 Januari, situs bersejarah ini mengharuskan pengunjung untuk memilih slot waktu kunjungan dan tiba dalam satu jam dari waktu yang mereka pilih. Jika tidak, mereka berisiko ditolak mengunjungi Machu Piccu.

Ini berarti bahwa pengunjung yang memesan slot untuk pukul 10.00 pagi harus tiba sebelum pukul 11.00 pagi. Pengunjung juga memiliki batas waktu untuk setiap kunjungan mereka. Ditambah, pengunjung harus keluar pada pukul 17.30.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini