Peduli Lingkungan, Armada Kemasan Ajak Masyarakat Memilah Sampah

Memilah sampah cara Komunitas Armada Kemasan tunjukkan kepedulian terhadap lingkungan.

Suara.Com
Ririn Indriani | Risna Halidi
Peduli Lingkungan, Armada Kemasan Ajak Masyarakat Memilah Sampah
Pendiri Armada Kemasan, Arnold Abdi. (Foto: Instagram/@armadakemasan)

Suara.com - Peduli Lingkungan, Armada Kemasan Ajak Masyarakat Memilah Sampah.

Memilah sampah merupakan salah satu cara sederhana untuk menunjukkan kepedulian kita terhadap lingkungan.

Lewat kegiatan memilah sampah, kita belajar mengenai apa saja yang bisa dan tidak bisa diolah oleh alam secara alami.

Itu juga yang coba dilakukan oleh teman-teman yang bergerak di bidang pelayanan lingkungan, yaitu Armada Kemasan.

Armada Kemasan, lahir pada 2010 dari hasil pemikiran Arnold Abdi. Ia mengaku membentuk layanan pengelolaan sampah dengan niat utama memotong mata rantai pengolahan sampah yang panjang dan tidak jelas, menjadi lebih singkat dan berdayaguna.

"Kami memiliki program daur ulang sampah, awalnya hanya mengumpulkan sampah minuman karton. Tapi seiring perkembangan, sekarang mulai mengolah sampah kertas, plastik dan sampah sisa makanan," kata Arnold kepada Suara.com saat ditemui di kawasan Serpong, Jumat (8/2/2019).

Sampah yang sudah dipilah oleh Armada Kemasan untuk didaur ulang. (Foto: Instagram/@armadakemasan)
Sampah yang sudah dipilah oleh Armada Kemasan untuk didaur ulang. (Foto: Instagram/@armadakemasan)

Awalnya, gerakan Armada Sampah hanya dapat mengumpulkan sisa sampah di sekitar 10 jaringan lapak di kawasan Jobodetabek.

Namun seiring berjalannya waktu dan sebaran informasi di media sosial yang tinggi, Armada Kemasan dapat menggaet orang-orang, komunitas perumahan, hingga perusahaan yang bersedia turut serta dalam program pemilahan sampah.

Misalnya, Armada Kemasan beberapa kali mendapat 'kiriman sampah' dari masyarakat umum untuk kemudian dapat diolah kembali menjadi produk daur ulang.

Di Armada Kemasan, sampah minuman karton biasanya diolah menjadi dua produk yaitu kertas dan alumunium foil. Karena kata Arnold, proses daur ulang biasanya tidak memungkinkan satu produk untuk diolah menjadi produk yang sama.

Selain memiliki kegiatan utama menampung sampah-sampah dari lapak-lapak, Armada Kemasan juga memiliki kegiatan melakukan edukasi kepada siswa-siswi sekolah menengah mengenai program pengolahan sampah yang baik dan benar.

Paper bag yang ditunjukkan Armada Kemasan ini terbuat dari limbah kertas yang didaur ulang. (Foto: Instagram/@armadakemasan)
Paper bag yang ditunjukkan Armada Kemasan ini terbuat dari limbah kertas yang didaur ulang. (Foto: Instagram/@armadakemasan)

Lewat program tahunan bertajuk Thanks to Nature Green Schools, Armada Kemasan mencoba mengajak banyak sekolah untuk ikut berkomitmen terhadap kepedulian lingkungan.

"Kami melakukan edukasi dan memberikan sarana fasilitas infrasturktur untuk memilah sampah daur ulang. Hasil daur ulang akan kami kembalikan untuk sekolah. Misal sampah yang didaur ulang menjadi kertas, kami akan kembalikan dalam bentuk buku," kata Arnold lagi.

Kini, total ada 10 sekolah di Jabodetabek yang mendapat kesempatan belajar mengolah sampah dari Armada Kemasan.

Lewat kegiatan tersebut, setiap sekolah akan diminta memisahkan sampah ke dalam tiga kelompok besar yaitu sampah umum, sampah plastik dan sampah kerta.

"Kami berharap, lewat gerakan Armada Kemasan ini, sampah berkurang secara perlahan sehingga dapat membantu pemerintah dan akan tumbuh budaya memilah sampah di masyarakat," terang Arnold.

Untuk bisa ikut dalam gerakan Armada Kemasan, Anda hanya perlu memilah sampah dan mengirimnya ke Jalan Raya Ciherang No, 88 Sukatani, Depok, Jawa Barat.

Bila ingin ikut dalam kegiatan Armada Kemasan lainnya, cukup memantau akun Instagram mereka di @armadakemasan.

Sudah siap memilah sampah di rumah?

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini