Gajinya Tipis Banget, Wanita Tua Rela Tidur di Kotak Telepon Umum

Pernah membayangkan kotak telepon umum sebagai rumah singgah?

Suara.Com
Rima Sekarani Imamun Nissa
Gajinya Tipis Banget, Wanita Tua Rela Tidur di Kotak Telepon Umum
Kotak telepon umum di Inggris. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang wanita tua rela tidur di kotak telepon umum pinggir jalanan kota Inggris karena tak punya uang untuk bayar sewa kamar.

Dilansir dari Mirror, wanita yang disembunyikan identitasnya itu mengaku kerja penuh waktu di pabrik dan baru saja pindah dari rumah saudaranya. Seorang staf dari yayasan Help the Tuneless Leicester Inggris mengatakan bertemu dengan wanita berumur 61 tahun tersebut dalam sebuah acara makan yang disediakan untuk para tunawisma.

Corrie Molds, salah satu pendiri yayasan tersebut, mengungkapkan jika dia sudah memperhatikan wanita itu sejak jauh-jauh hari dan mencoba membuka sebuah pembicaraan dengannya.

''Tiga minggu yang lalu dia datang mengambil botol air panas, jadi saya tanya, apakah dia punya uang untuk pemanas dan listrik? Saya juga berkata jika kami (yayasan) bisa membantu jika dia membutuhkannya,'' kata Corrie.

Hal yang mengagetkan justru terjadi. Menurut Corrie, wanita paruh baya itu berkata malu-malu kalau bahkan tak memiliki tempat tinggal dan tidur di dalam kotak telepon umum pinggir jalan.

Telepon umum. (Pexels/Mikes Photo)
Telepon umum. (Pexels/Mikes Photo)

''Dia berkata bekerja penuh waktu di sebuah pabrik dan bekerja 5 kali shift malam dalam seminggu dan memilih tidur di kotak telepon umum karena tak ada biaya untuk membayar sewa kamar,'' tutur Corrie.

Corrie melanjutkan jika perempuan itu biasanya mengisi hari dengan tidur beberapa jam di kotak telepon dan menghabiskan hari di kafe atau perpustakaan kota.

''Aku tidak percaya jika dia tidur di kotak telepon, aku tidak percaya seorang wanita pekerja harus mengalami hal ini,'' ujar Corrie lagi.

Saat Corrie menawarkan bantuan, dia dan yayasan membantu menyetor uang muka dan uang sewa bulan pertama untuk wanita itu.

Yayasan yang didanai dari sumbangan penduduk setempat itu juga membantu wanita tua ini untuk menyediakan barang pecah belah, perabotan rumah tangga, dan barang kebutuhan lainnya. (DewiKu.com/Rima Suliastini)

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini