Bebatuan yang Dicat di Bumi Pelangi Jalaksana Dinilai Netizen Malah Alay

Netizen menilai sekarang justru populer konsep wisata yang back to natur.

Suara.Com
Ade Indra Kusuma | Vessy Dwirika Frizona
Bebatuan yang Dicat di Bumi Pelangi Jalaksana Dinilai Netizen Malah Alay
Wisata Bebatuan di Bumi Pelangi Jalaksana [ig @kiky.nuranjani]

Suara.com - Bebatuan yang Dicat di Bumi Pelangi Jalaksana Dinilai Netizen Malah Alay.

Bumi Pelangi Jalaksana merupakan salah satu destinasi wisata di Kuningan, Jawa Barat yang tengah naik daun. Berlokasi di tengah persawahan dan dikelilingi bukit, destinasi ini cukup ramai dikunjungi wisatawan terlebih saat akhir pekan.

Selain unik, banyak wisatawan yang tertarik untuk datang ke Bumi Pelangi Jalaksana karena harga tiketnya yang murah meriah, hanya Rp 5.000 per orang.

Bumi Pelangi Jalaksana menawarkan sebuah destinasi wisata berkonsep batuan yang dicat warna-warni layaknya pelangi di tengah pedesaan. Wisata back to nature ini menjadi salah satu destinasi wisata yang Instagramable.

Namun ternyata, perpaduan dua konsep itu banyak dikritisi warga net. Tak sedikit netizen yang merasa destinasi tetalu mencolok dan jauh dari kata indah. Mereka menyebutkan warna batuan dan bangunan di Bumi Pelangi Jalaksana sangat tidak sesuai dan bikin sakit mata.

Keluhan ini diungkapkan oleh salah seorang pengguna Twitter @bowdat.

Lewat Twitter ia menulis, konsep destinasi wisata Instagramable itu membuat banyak orang semakin tidak peduli dengan alam.

Wisata Bebatuan di Bumi Pelangi Jalaksana [ig @didipermadi1998]
Wisata Bebatuan di Bumi Pelangi Jalaksana [ig @didipermadi1998]

''Konsep Instagramable yang lama-lama nggak peduli sama alam, desainnya nggak menyatu dengan alam ya jadi kayak gini,'' cuit akun @bowdat.

Cuitan itu pun langsung mendapatkan banyak respon dari netizen lainnya. Mereka setuju dengan apa yang diungkapkan @bowdat terkait konsep wisata yang dibuat oleh Bumi Pelangi Jalaksana.

''Jadi kelihatan alay gitu nggak sih? Padahal kan sekarang lagi populer-populernya konsep wisata yang back to nature,'' tulis salah seorang netizen.

''Sakit mataku lihatnya,'' seru netizen lainnya.

Semoga kritik dan saran di media sosial dari netizen itu bisa menjadi masukan bagi pengelola wisata di Bumi Pelangi Jalaksana. [Guidekuk.com/ Arendya Nariswari]

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini