Ada Tulisan Allah di Rok Mini, Situs Mode Ini Dikritik

Hal ini benar-benar tidak pantas karena kata-kata yang terpampang di rok mini tersebut memiliki makna keagamaan yang sangat besar.

Suara.Com
Vania Rossa | Dinda Rachmawati
Ada Tulisan Allah di Rok Mini, Situs Mode Ini Dikritik
Rok mini dengan tulisan Allah. (Twitter/@RepiakaMoni)

Suara.com - Situs mode Redbubble dikritik karena menjual rok mini dengan tulisan Arab di atasnya. Bahkan, ada kata Allah di sana.

Para pengguna di Twitter mengatakan bahwa itu benar-benar tidak pantas karena kata-kata yang terpampang di sana memiliki makna keagamaan yang sangat besar bagi umat Islam.

Redbubble akhirnya menghilangkan rok mini yang menuai kontroversi itu dari display website-nya.

"Ini sangat bodoh," kata seseorang memberikan komentarnya di Twitter.

Situs mode Redbubble memang biasa mengajak para seniman independen berkolaborasi dengan mencetak karya mereka di berbagai produk fashion.

Rok mini dengan gambar Golden Temple dan Guru Nanak Dev, pendiri Sikh. (Twitter/@Shibee1)
Rok mini dengan gambar Golden Temple dan Guru Nanak Dev, pendiri Sikh. (Twitter/@Shibee1)

Sebelum kasus kontroversial ini, tepatnya di awal bulan ini, seseorang melihat rok yang sama, yang harganya berkisar antara £ 25 - £ 28 atau Rp 450.000 - Rp 500.000, bergambar Golden Temple dan Guru Nanak Dev, pendiri Sikh yang merupakan agama terbesar ketiga di India.

"Apa ini? Ini menyinggung Sikh di seluruh dunia! Beraninya kamu menggunakan tempat tersuci bagi Sikh sebagai mode dan menggunakan wajah Guru Nanak Dev Ji di rok mini," kata salah seorang pengguna Twitter.

Dilansir dari laman Metro, Redbubble memberikan pernyataan dengan mengatakan bahwa Redbubble memiliki pedoman konten dan tim khusus yang secara proaktif mencari desain yang antimainstream.

"Kami juga meninjau umpan balik dari komunitas tentang konten yang berpotensi menyinggung atau tidak pantas, dan mengambil tindakan cepat. Kami memahami dan menghormati sentimen yang diajukan bahwa beberapa desain yang terinspirasi oleh citra religius dan signifikan secara budaya, dapat menyinggung beberapa orang di komunitas Sikh dan Muslim ketika ditempatkan pada produk tertentu," kata pihak Redbubble.

Redbubble telah mengambil tindakan dengan menghapus produk berdesain terkait karena menghormati umpan balik dari komunitas Dan mereka menambahkan bahwa mereka berterima kasih kepada anggota masyarakat yang berbagi perspektif dengan mereka.

Komentar

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini