Menyambangi Desa Barambai, Pemukiman Rasa Bali di Kalimantan Selatan

Bak menilik pemukiman di Pulau Dewata.

Suara.Com
Rauhanda Riyantama | Aditya Prasanda
Menyambangi Desa Barambai, Pemukiman Rasa Bali di Kalimantan Selatan
Ilustrasi Pura di Bali. (Wikimedia Commons っ)

Suara.com - Bertolak sekitar 2,5 jam dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Desa Barambai berdiri dengan pesona lanskap desa nya yang sekilas menyerupai desa adat di Bali.

Masyarakat Desa Barambai pun memiliki kehidupan dan tradisi serupa masyarakat Bali. Tak terkecuali tradisi menasbihkan nama pada keturunan hingga mendesain halaman rumah pribadi dengan ukiran dari batu dan kayu, lengkap dengan perlengkapan ibadah khas Hindu.

Tak heran, sebab meyoritas penduduk Desa Barambai merupakan warga Bali yang mencari peruntungan hidup di Kalimantan Selatan.

Masyarakat Hindu Bali penghuni desa ini pun turut membangun salah satu pura terbesar sekaligus pusat peribadatan umat Hindu di Barambai, yakni Pura Agung Widya Natha.

Bersama warga suku Banjar, Jawa dan lainnya, umat Hindu Bali di Desa Barambai hidup berdampingan, damai dan selaras. Penduduknya rata-rata berprofesi sebagai petani.

Selain menikmati asri dan teduhnya desa adat Barambai, menyambangi desa yang bertempat di Kabupaten Barito Kuala ini, para wisatawan juga dapat menyimak destinasi wisata unik macam Lumpur Barambai, fenomena lumpur mendidih (serupa Lapindo di Sidoarjo) yang keluar terus menerus dari perut bumi.

Nah, berlibur ke Kalimantan Selatan, jangan lupa sambangi Desa Barambai ya!

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini