Mahasiswa Ini Bawa Potongan Styrofoam Bergambar Ibunya ke Wisuda

Sungguh anak yang berbakti!

Suara.Com
Rauhanda Riyantama | Yasinta Rahmawati
Mahasiswa Ini Bawa Potongan Styrofoam Bergambar Ibunya ke Wisuda
Paulo dan gambar ibunya. (Twitter/@paudaexplorer)

Suara.com - Sebuah cuitan viral di Twitter baru-baru ini, memperlihatkan seorang mahasiswa asal Filipina, Paulo John yang baru saja wisuda. Uniknya, ia berfoto wisuda sembari membawa potongan styrofoam besar dengan gambar ibunya.

Cuitan itu berbunyi, "Untuk ibuku yang paling cantik! Ma, anakmu yang paling tua sudah wisuda. Aku berharap kamu bahagia di hadirat Tuhan. Aku menyelesaikan sekolah karena ini keinginanmu. Aku sangat mencintaimu."

Cuitan yang diunggah pada Rabu (16/07/2019) itu menarik lebih dari 4 ribu retweet dan 47 ribu like. Warganet pun tersentuh dengan cinta Paulo pada ibunya.

"Aku yakin pasti dia bangga padamu!" ujar salah satu warganet. "Selamat, ia pasti menjadi ibu yang paling beruntung," tambah yang lain.

Paulo yang lulus dengan gelar sarjana Ilmu Administrasi Bisnis mengatakan pada Coconuts Manila bahwa ini adalah mimpinya bisa didampingi sang ibu saat wisuda.

Namun sayangnya, sang ibu meninggal dunia pada 2016 akibat komplikasi pneunomia.

Paulo sangat spesifik dengan permintaannya kepada perusahaan pencetakan. Menginstruksikan mereka untuk memastikan bahwa gambar dari styrofoam itu diukur menjadi 5 kaki dan 2 inci (sekitar 157 cm) agar sesuai dengan ketinggian ibunya.

Paulo dan gambar ibunya. (Twitter/@paudaexplorer)
Paulo dan gambar ibunya. (Twitter/@paudaexplorer)

"Dia adalah orang tua tunggal (selama beberapa tahun). Dia mengirim saya ke sekolah swasta. Dan kami sangat dekat satu sama lain. Ibuku tidak meminta ayah tiriku untuk mengirimku ke perguruan tinggi. Semua uang itu datang dari dia dan bibiku yang membantu," ujar Paulo.

"Ketika saya membawanya (potongan styrofoam) untuk kelulusan saya, saya sangat senang karena saya benar-benar merasa bersama ibu saya," tambahnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini