Waduh, Montir Ini Sengaja Merusak Mesin Pesawat Karena Masalah Gaji

Dalam pengakuannya, montir ini berkata jika dia tidak bermaksud mencelakai penumpang.

Suara.Com
Galih Priatmojo | Amertiya Saraswati
Waduh, Montir Ini Sengaja Merusak Mesin Pesawat Karena Masalah Gaji
Ilustrasi montir pesawat (Pixabay/Scottslm)

Suara.com - Seorang montir yang bekerja untuk maskapai American Airlines sukses membuat geger akibat aksi sabotase yang dilakukannya pada pesawat berpenumpang 150 orang.

Abdul-Majeed Marouf Ahmed Alani adalah mekanik berumur 60 tahun yang bekerja di cabang American Airlines di Miami.

Namun, pada 17 Juli 2019 silam, montir tersebut ditangkap dengan tuduhan "secara sengaja merusak, menghancurkan, menggagalkan, atau mencelakakan pesawat" seperti dilansir USA TODAY.

Aksi Abdul-Majeed Marouf Ahmed Alani itu diketahui saat pilot American Airlines mendapat pesan kerusakan dari Flight 2834 rute Miami ke Bahama.

Curiga ada sesuatu yang salah, pilot pun membatalkan takeoff dan membawa pesawat kembali untuk diinspeksi terlebih dulu.

Setelah diperiksa, ditemukan rekaman CCTV yang menunjukkan Ahmed Alani ternyata sengaja menyabotase mesin ADM (air data module) dengan material serupa styrofoam.

Ilustrasi montir pesawat (Pixabay/12019)
Ilustrasi montir pesawat (Pixabay/12019)

Bukan tanpa alasan, Ahmed Alani melakukan ini karena dia merasa kesal dengan perselisihan yang ada antara American Airlines dan anggota serikat pekerja sepertinya. Perselisihan itu rupanya telah membuat gaji Ahmed Alani berkurang.

Maka dari itu, Ahmed Alani pun sengaja menyabotase pesawat dengan harapan pesawat akan kembali dan dia bisa mendapatkan uang lembur.

Ahmed Alani sendiri sudah bekerja untuk American Airlines sejak tahun 1988 silam.

Kepada media, Alani menyebutkan jika dia sama sekali tidak punya niatan mencelakai pesawat atau penumpang. Alih-alih, dia hanya ingin pesawat mengalami delay atau penerbangan dibatalkan.

Di sisi lain, Flight 2834 pun akhirnya dialihkan ke pesawat lain sebelum akhirnya diberangkatkan.

"Di American Airlines, kami punya komitmen besar terhadap keamanan dan keselamatan konsumen serta anggota tim, dan kami menganggap masalah ini sangat serius.

"Setelah insiden terjadi, pesawat tidak lagi digunakan dan inspeksi dilakukan untuk memastikan pesawat itu aman sebelum kembali terbang. American Airlines juga telah memanggil penegak hukum untuk menginvestigasi."

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini