Mengapa Wanita Sering Ungkit Masa Lalu saat Bertengkar? Ini Alasannya

Apakah kamu merasakan hal yang sama, jika wanita lebih sering mengungkit masa lalu?

Suara.Com
Rima Sekarani Imamun Nissa | Kintan Sekarwangi
Mengapa Wanita Sering Ungkit Masa Lalu saat Bertengkar? Ini Alasannya
Ilustrasi pasangan konflik, bertengkar, saling meluapkan kemarahan. (Shutterstock)

Suara.com - Dalam hubungan asmara, pertengkaran memang kadang menjadi bumbu tersendiri. Namun, mengapa wanita sering ungkit masa lalu saat bertengkar dengan pasangan?

Pada umumnya, wanita melakukan hal tersebut karena ingin menang atau mencari pembenaran. Namun tak hanya itu, ternyata ada alasan lain di baliknya.

Dilansir dari laman Buzzfeed, berdasarkan penelitian, wanita memang lebih mudah untuk mengingat secara spesifik dibanding pria.

Banyak pria merasa putus asa ketika pasangannya sudah mengungkit perkataan di masa lalu atau janji-janji yang belum diwujudkan. Hal itu tak mengherankan karena wanita terbukti lebih ahli mengingat detail percakapan.

Berdasarkan survei yang dipimpin Martin Asperholm, wanita juga lebih ahli dalam menemukan barang hilang karena punya memori episodik lebih baik.

Ilustrasi pasangan bertengkar [shutterstock]
Ilustrasi pasangan bertengkar [shutterstock]

Memori episodik adalah kemampuan untuk mengingat hal-hal bersifat autibiografis, misalnya apa yang terjadi minggu lalu atau apakah pintu sudah dikunci tadi pagi.

Riset pun mengindikasi bahwa wanita lebih baik dalam mengingat wajah dan memanggil memori sensor, seperti bau. Memori ini merupakan salah satu sistem ingatan paling sensitif yang bisa terganggu karena kurang tidur, depresi, atau penuaan.

"Hasil menunjukkan bahwa ada keuntungan wanita dalam memori episodik dan keuntungan itu bisa beragam tergantung material mana yang bisa diingat," ungkap Martin yang melakukan penelitian dengan Karolinska Institutet Swedia.

Ilustrasi pasangan yang menjalin asmara. [Shutterstock/Nina Buday]
Ilustrasi pasangan yang menjalin asmara. [Shutterstock/Nina Buday]

Penelitian pun didasarkan pada 617 studi sebelumnya yang melibatkan lebih dari 1,2 juta partisipan. Para peneliti mengungkap bawah memori datang dengan banyak bentuk.

Kemudian, ada kalanya pria yang lebih diuntungkan dari pada wanita. Misalnya, pria biasanya lebih baik dalam mengingat informasi melibatkan proses spasial, yakni hal yang terkait ruang atau tempat.

Ilustrasi pasangan konflik, berdebat atau bertengkar. (Shutterstock)
Ilustrasi pasangan konflik, berdebat atau bertengkar. (Shutterstock)

Berdasarkan penelitian ini, terungkap mengapa wanita sering mengungkit masalah lalu, percakapan lama, hingga lebih ingat tempat ditaruhnya barang.

Mengetahui fakta tersebut, pria mungkin bisa lebih berhati-hati dalam bersikap, meletakkan benda, atau mengumbar janji jika tak ingin sering dimarahi oleh para wanita.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini