Miris, Momen Mengenang Tragedi 9/11 Digunakan Influencer untuk Promosi Diri

Tragedi 9/11 adalah salah satu tragedi akibat aksi teroris yang merenggut banyak nyawa.

Suara.Com
Dany Garjito | Amertiya Saraswati
Miris, Momen Mengenang Tragedi 9/11 Digunakan Influencer untuk Promosi Diri
Menara kembar WTC saat dihantam pesawat teroris Al Qaeda pada 11 September 2001 (Shutterstock).

Suara.com - Tanggal 11 September kemarin menjadi momen bagi warga Amerika Serikat dan dunia untuk mengenang tragedi penyerangan teroris 9/11 ke gedung World Trade Center.

Namun, alih-alih mengenang tragedi kemanusiaan tersebut, rupanya ada banyak influencer di Instagram yang malah memanfaatkan momen 9/11 untuk mempromosikan diri.

Hal ini dapat dilihat langsung dari unggahan para influencer, yang memasang foto mereka di New York dan menulis caption dengan tagar peristiwa 9/11.

Meski begitu, dalam tag foto, dapat dilihat bahwa para influencer ini sebenarnya tengah mempromosikan diri atau produk yang mereka kenakan.

Beberapa contohnya adalah influencer di bidang fashion dan travel, yang terlihat jelas melakukan tag ke beberapa merek pakaian sembari berpose di jalanan New York.

Inlfuencer pakai momen 9/11 untuk promosi (instagram.com/bahama__mamas)
Inlfuencer pakai momen 9/11 untuk promosi (instagram.com/bahama__mamas)

Kemudian, ada pula beberapa perusahaan perhiasan, kecantikan, hingga pakaian yang turut memakai tagar sehubungan dengan peristiwa 9/11.

Hal ini tidak berlaku bagi influencer travel dan fashion saja. Seorang influencer Instagram dengan akun @Livefreewarrior bahkan mengunggah dirinya yang sedang berpose yoga di kamar tidur.

Sementara, beberapa tagar yang dipakai adalah #911, #911memorial, #neverforget, dan #worldtradecenter.

Aksi ini tentunya memicu amarah warganet lain, yang merasa jika para influencer tengah memanfaatkan momen berduka untuk mendapat keuntungan.

Meski begitu, seorang influencer di bidang travel dan kesehatan bernama Sara Quiriconi mengaku jika dia melihat momen 9/11 sebagai kesempatan untuk menunjukkan rasa hormat dan persahabatan.

"Ketika tragedi terjadi, aku percaya itu adalah kesempatan bagi mereka yang ada di bidang travel dan hotel. Kota, pulau, komunitas yang banyak dikunjungi turis berbagai negara, mereka semua menghormati kota atau destinasi yang bertahan setelah mengalami tragedi," ujar pemilik akun Livefreewarrior seperti dilansir Insider.

"Travel menyatukan kita, tragedi menyatukan kita, hal bahagia menyatukan kita.. itu semua sama. Aku mengambil kesempatan untuk membagikan fotoku saat pertama berkunjung ke memorial WTC untuk pertama kalinya."

Sayangnya, unggahan tersebut tetap disertai tag terhadap hotel, perusahaan yoga, dan travel blogger lainnya.

"Aku tidak percaya kau memasukkan tag berbagai macam merek di postingan untuk menghormati tragedi. Tidak bisakah kau berlibur sehari untuk mempromosikan diri sendiri?" protes salah seorang warganet.

Para influencer ini sendiri diketahui tidak memberikan komentar apa-apa atas kritik yang mereka dapatkan.

Namun, beberapa influencer juga tampak sudah menghapus tag yang dipasang dalam foto karena protes dari warganet.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini