Masjid-Katedral Cordoba nan Kaya Corak Arsitektur Maroko hingga Renaissance

Potret masjid cantik dengan sejuta keelokan.

Suara.Com
Galih Priatmojo | Aditya Prasanda
Kaligrafi pada salah satu sudut bangunan Masjid-Katedral Cordoba (Wikimedia Commons Jim Gordon)
Kaligrafi pada salah satu sudut bangunan Masjid-Katedral Cordoba (Wikimedia Commons Jim Gordon)

Suara.com - Salah satu bangunan bersejarah paling diperhitungkan di Negeri Matador ini bernama Masjid-Katedral Cordoba.

Di balik pesona arsitekturnya nan khas dan menawan, masjid-katedral nyatanya telah dinobatkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1984. Bangunan ini memiliki sejarah nan tak kalah menarik, sebab dibangun di atas tanah bekas gereja, lalu masjid berdiri menjalankan fungsinya sebagai tempat ibadah umat Muslim tatkala Islam menguasai Cordoba, Andalusia.

Masjid Cordoba kemudian beralih fungsi menjelma gereja Katolik hingga hari ini. Tak ayal, bangunan bersejarah ini kiwari disebut sebagai Masjid-Katedral Cordoba.

Dibangun pada tahun 784 saat era kejayaan Islam di Cordoba oleh Emir Abd al-Rahman I, dapat kita temukan corak arsitektur Maroko, Renaissance, Gothic dan Baroque pada masjid ini.

Saat memasuki pintu utama masjid, akan kita temukan taman jeruk, menara jam, hingga mihrab yang didekorasi mosaik emas dan 856 kolam yang menghiasi ruang utama masjid.

Komentar

Foto Lainnya

Terkini