Menkominfo : Layanan Kesehatan Digital Mempermudah, Bye-bye Antri 4 Jam

Manfaat layanan kesehatan digital mempermudah masyarakat.

Suara.Com
Silfa Humairah Utami
Menkominfo : Layanan Kesehatan Digital Mempermudah, Bye-bye Antri 4 Jam
CEO Halodoc; Jonathan Sudharta, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo); Rudiantara, Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan; Dr. Ir. Wahyuddin Bagenda, MM di acara MoU Haladoc dengan BPJS Kesehatan. (Halodoc)

Suara.com - Menkominfo : Layanan Kesehatan Digital Mempermudah, Bye-bye Antri 4 Jam

Halodoc secara resmi menandatangani MoU (memorandum of understanding) dengan BPJS Kesehatan untuk mengembangkan layanan kesehatan berbasis digital.

"Kedepannya akan ada pembicaraan mengenai apa dan bagaimana kerjasama ini akan saling mendukung, mungkin dengan fitur, kegiatan, hingga penbicaraan kerjasama bisnis bentuk apa. Untuk awal,  BPJS dan Haladoc menggabungkan keahliannya guna memperluas akses dan layanan kesehatan secara digital bagi masyarakat," kata CEO Halodoc, Jonathan Sudharta. 

Turut hadir Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara yang memberi sambutan, mendukung kerjasama pemerintah dan pelaku bisnis harus bahu-membahu berbuat sesuatu untuk masyarakat.

Ia menuturkan sebagai perusahaan teknologi rintisan lokal di sektor kesehatan, ia mendukung kerjasama Halodoc bersama dengan BPJS Kesehatan ini. Jadi pasien yang hendak konsultasi soal tips kesehatan, atau konsultasikan gejala penyakit hingga penanganan awal bisa langsung menggunakan aplikasi teknologi kesehatan tanpa antri berjam-jam di rumah sakit.

"Karena kadang berobat pakai BPJS itu bisa antri nomor berjam-jam, antri diperiksa dokter, antri minta resep, antri ambil obat. Wah itu bisa 4 jam. Jadi dengan layanan kesehatan digital mempermudah masyarakat khususnya yang akses ke rumah sakit jauh," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan - Dr. Ir. Wahyuddin Bagenda, MM, mengatakan, pemanfaatan teknologi dalam layanan BPJS Kesehatan telah menjadi fokusnya sejak beberapa tahun belakangan, guna mengoptimalkan kualitas layanan.

"Salah satunya adalah Mobile JKN yang merupakan transformasi digital dari layanan administrasi kepesertaan yang selama ini dilakukan di kantor cabang. Melalui penggabungan keahlian dari Halodoc di bidang teknologi, kami berharap dapat melengkapi pengalaman pengguna akan fasilitas kesehatan dengan lebih inklusif, efisien, dan efektif,” tambahnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini