Sabtu, 16 Desember 2017

Sambil Nangis, Istri Pendiri Nikahsirri.Com Minta Bantuan Jokowi

Nada bicara warga Kota Bekasi, Jawa Barat, itu, pelan dan terkadang terbata-bata.

Suara.Com
Siswanto | Agung Sandy Lesmana
Istri pendiri situs Nikahsirri.com Aris Wahyudi, Rani Tania, dan pengacara Henry Indraguna [suara.com/Agung Sandy Lesmana
Istri pendiri situs Nikahsirri.com Aris Wahyudi, Rani Tania, dan pengacara Henry Indraguna [suara.com/Agung Sandy Lesmana

Suara.com - Rani Tania (30) meminta maaf kepada publik atas perbuatan suaminya, istri Aris Wahyudi. Aris merupakan tersangka kasus situs kontroversial, Nikahsirri.com.

"Saya mohon maaf atas perbuatan suami saya, yang membuat Nikahsirri com. saya mohon maaf pada seluruh masyarakat Indonesia," kata Rani di Polda Metro Jaya, Kamis (12/10/2017).

Rani tak kuasa menahan tangis ketika konferensi pers. Dia didamping oleh pengacara.

Nada bicara warga Kota Bekasi, Jawa Barat, itu, pelan dan terkadang terbata-bata. 

Rani mengatakan Aris tak berniat menjalankan bisnis prostitusi dengan cara melelang perawan dan perjaka.

"Niatnya sebagai biro jodoh saja, dituduh eksploitasi anak dan perempuan," kata Rani sambil berlinang air mata.

Rani memohon kepada Presiden Joko Widodo agar mendorong polisi agar meringankan hukuman kepada Aris. Rani khawatir kalau sampai Aris dipenjara, ketiga anak terlunta-lunta.

"Kepada bapak Presiden (Jokowi) untuk meringankan hukuman suami saya, kalau suami saya dihukum saya nggak tahu anak saya mau dikasih makan apa, saya ibu rumah tangga tidak berpenghasilan, saya mohon maaf," katanya dengan nada lirih.

Rani mengatakan semenjak Aris berurusan dengan polisi, dia sampai meminjam uang untuk menutupi kebutuhan sehari-hari.

"Biaya hidup dari saudara dan pinjam, saya juga nggak tahu harus di mana lagi, anak saya masih kecil semua," kata dia.

Kasus yang menjerat Aris membuat Rani tak percaya diri keluar dari rumah. Dia kerap mendapatkan ejekan dari warga sekitar.

"Setelah suami ditahan saya jarang keluar karena saya dibully, sama media dibully sama warga dibully," kata dia.

Rani mengaku sudah mengajukan permohonan penangguhan penahanan Aris kepada penyidik Polda Metro Jaya

"Harapan saya suami saya dibebaskan, hanya suami yang bisa menafkahi keluarga saya. Saya mohon penangguhan penahanan," kata dia.

Pagi tadi, Rani menjenguk Aris di rumah tahanan Polda Metro Jaya. Perempuan berhijab itu membawa salah satu anak ketika itu.

"Pagi pagi ketemu, kondisinya baik, Harus tetap kuat demi anak-anak," kata Rani.

Terpopuler

Terkini