Sabtu, 16 Desember 2017

Gatot: Saya Pamit sebagai Panglima TNI untuk Memulai Babak Baru

Setelah pidato, Gatot diarak pasukan Kopassus.

Suara.Com
Siswanto | Bagus Santosa
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo [suara.com/Bagus Santosa]
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Di akhir masa tugas, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memberikan pengarahan kepada ribuan prajurit Komando Pasukan Khusus di Markas Kopasus, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (7/12/2017).

Gatot menceritakan rasa bangga menjadi bagian dari Kopassus. Dia mengatakan ibunya pernah berpesan boleh masuk Akademi ABRI asalkan menjadi prajurit Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat yang kini dikenal dengan Kopassus.

"Ibu kandung saya berpesan, 'kamu boleh masuk AKABRI asalkan kamu harus jadi RPKAD'," kata Gatot.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo [suara.com/Bagus Santosa]

Di usia 55 tahun, Gatot menjabat Kepala Staf Angkatan Darat. Dia menolak menerima bravet Kopassus sebagai warga kehormatan. Gatot ikut seleksi Kopassus sendiri hingga lulus.

"Saya ikut latihan Sandi Yudha, kemudian direndam di Kolam Suci, dan menyeberang dari Cilacap ke Nusakambangan," ujar dia.

Gatot akan pensiun Maret 2018. Penggantinya sudah ditunjuk Presiden dan disetujui DPR, Marsekal Hadi Tjahjanto.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo [suara.com/Bagus Santosa]

"Saya mohon pamit sebagai Panglima TNI untuk memulai babak baru. Ijinkan saya menyimpan semua kebanggaan dan kenangan tak terlupakan bersama kalian para prajurit komando," kata Gatot.

Setelah pidato, Gatot diarak pasukan Kopassus.Gatot: Saya Pamit sebagai Panglima TNI untuk Memulai Babak Baru - 3

Terpopuler

Terkini