Rabu, 22 Agustus 2018

15 Bandara di Indonesia Terbangkan 2 Juta Pemudik

Pemudik jalur udara tahun ini lebih banyak dibanding Lebaran 2017 lalu

Suara.Com
Bangun Santoso
Ilustrasi pemudik di Bandara Soekarno-Hatta. (Suara.com/Anggy Muda)
Ilustrasi pemudik di Bandara Soekarno-Hatta. (Suara.com/Anggy Muda)

Suara.com - Sejak H-7 hingga H-3 mudik Lebaran atau pada Selasa (12/6/2018), 15 Bandara di Indonesia telah menerbangkan 2.063.000 pemudik.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awalludin mengatakan, jumlah tersebut berdasarkan data Selasa (12/6/2018), dari 15 bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II.

"Hampir 14.500 pergerakan pesawat take off dan landing," ujar Awalludin di Posko Terpadu Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (13/6/2018).

Dari data tersebut, kata Awal, persentase pergerakan pesawat naik sekitar 4 persen dari periode yang sama pada musim mudik tahun lalu.

Kondisi pergerakan pesawat dan penumpang tahun ini juga berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang selalu terjadi lonjakan pemudik secara signifikan mendekati Lebaran.

"Tahun ini relatif lebih tersebar karena waktu libur cukup panjang dan tidak terlalu ada lonjakan signifikan pada H-3 dan H-2," Awal menjelaskan.

Khusus di Bandara Soekarno Hatta, pola pergerakan penumpang tergolong merata dari H-8. Paling tinggi tercatat pada H-7 yakni mencapai 2.600 pergerakan penumpang.

"Jadi agak sedikit berbeda ya dari pada tahun lalu," kata dia.

Puncak arus mudik Lebaran melalui jalur udara sudah terjadi pada Sabtu (9/6/2018). Hal ini berbeda dengan libur Lebaran pada tahun 2017 yang puncaknya terjadi pada H-2.

Menurut Awal, hal tersebut terjadi akibat terurainya jadwal keberangkatan penumpang karena masa libur Lebaran lebih panjang yakni selama 10 hari. (Anggy Muda)

Terpopuler

Terkini