Senin, 16 Juli 2018

Takut Makan Orang, Buaya Raksasa Haji Mamat Bambu Apus 'Hijrah'

Di kubangan itu, buaya tersebut dipelihara selama ini.

Suara.Com
Pebriansyah Ariefana | Dian Rosmala
Empang atau kubangan tempat buaya raksasa haji Mamat dipelihara. (Suara.com/Dian Rosmala)
Empang atau kubangan tempat buaya raksasa haji Mamat dipelihara. (Suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Randa Kusuma Jaya, anak ke empat dari almarhum Haji Mamat memutuskan memindahkan buaya peliharaan ayahnya ke Museum Reptil Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Senin (9/7/2018) kemarin. Buaya raksasa yang sebelumnya dipelihara di kawasan Bambu Apus itu ditakutkan memakan orang.

Lelaki yang kerap disapa Anda mengaku keputusan tersebut diambil bersama 4 saudaranya yang lain. Sebab takut jika buaya tersebut sampai membahayakan orang lain.

"Memang keluarga mengusulkan supaya diangkut saja. Karena kami ngeri, sudah besar," kata Anda kepada Suara.com, Selasa (10/7/2018).

Anda mengaku, sejak sepeninggalan H Mamat, ayahnya. Buaya tersebut sudah tidak telalu terurus. Sebab, Anda dan saudara yang lain, sibuk dengan keluarga dan pekerjaan masing-masing.

Sementara itu, hampir setiap hari selalu ada orang yang menonton ke empang. Di kubangan itu, buaya tersebut dipelihara selama ini.

"Saya juga nggak setiap hari perhatikan. Saya ngerinya kalau sampai dia makan orang. Namanya binatang buas kita juga nggak tahu kan. Kalau tiba-tiba misalnya ada orang yang nonton, terus dia jatuh ke situ, kan kita yang kena," tutur Anda.

Buaya yang dievakuasi dari Perumahan Griya Loka Residence, Perum Griya Loka Residence RT1/RW3, Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Senin (9/7/2018). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Buaya yang dievakuasi dari Perumahan Griya Loka Residence, Perum Griya Loka Residence RT1/RW3, Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Senin (9/7/2018). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

 

Sebab kekhawatiran itu, Anda meminta tetangganya untuk melapor ke kantor sektor yang ada di TMII, bahwa buaya yang selama ini dipelihara keluarganya akan diserahkan ke pengelola TMII.

Sekitar pukul 14.30, petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan datang untuk melakukan evakuasi terhadap buaya sepanjang 4,5 meter dan berat sekitar 250 kilogram.

"Saya juga sudah koordinasi sama pak RW. Beliau juga setuju. Jadi kemarin sore sudah dibawa ke sana. Sekarang kita jadi tenang. Nggak takut lagi," kata Anda.

Terpopuler

Terkini