Selasa, 21 Agustus 2018

Gempa Lombok karena Dirinya Dukung Jokowi, Ini Respons TGB

"Jadi repot juga kalau mengukur bahwa suatu musibah itu tanda Allah marah," kata dia.

Suara.Com
Reza Gunadha | Dwi Bowo Raharjo
Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)
Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi atau yang dikenal sebagai Tuan Guru Bajang (TGB), meminta bencana gempa bumi di Lombok tidak dipolitisiasi. Sebab, bencana itu baginya adalah kehendak Tuhan.

"Ya Allah, tidaklah. Itu menurut saya, cara pandang itu menunjukkan kecacatan dalam keimanan. Karena semua takdir baik atau buruk itu ketetapan Allah," ujar TGB di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018).

TGB menegaskan, pernyataannya itu sebagai respons terhadap sejumlah pihak yang mengaitkan gempa Lombok dengan situasi politik jelang Pilpres 2019.

Sejumlah warganet beranggapan, rentetan bencana alam yang melanda Lombok akibat TGB mendukung Jokowi di Pilpres 2019. Padahal, saat itu, TGB merupakan politikus Partai Demokrat.

"Jadi repot juga kalau mengukur bahwa suatu musibah itu tanda Allah marah," kata dia.

"Artinya, semua fenomena alam itu ada penjelasan ilmiahnya. dan penjelasan keimanannya, itu adalah takdir dari Allah SWT. Ya untuk menjadi pelajaran bagi kita semua, untuk memperbanyak sykur memperbanyak sabar dan semakin mendekat pada Allah," TGB menambahkan.

Terpopuler

Terkini