Selasa, 21 Agustus 2018

Ma'ruf Amin Baru Yakin Jadi Cawapres setelah Ditelepon Megawati

"Kalau ternyata jelek buat semuanya, jauhkan saja," ungkap Maruf.

Suara.Com
Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara
Pasangan bakal capres dan cawapres, Joko Widodo (Jokowi) dan KH Maruf Amin saat berada di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Jumat (10/8/2018). [Suara.com/Nikolaus Tolen]
Pasangan bakal capres dan cawapres, Joko Widodo (Jokowi) dan KH Maruf Amin saat berada di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Jumat (10/8/2018). [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Cerita Maruf Amin Terpilih Jadi Cawapres di Detik Akhir

Maruf Amin mengaku tak pernah menyangka terpilih menjadi calon wakil presiden mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019.

Ia menuturkan, baru mengetahui dirinya dipilih Jokowi saat detik-detik terakhir jelang deklarasi.

Maruf Amin bercerita, ia melakukan aktivitas seperti biasa di Majelis Ulama Indonesia pada Kamis (9/8/2018) sore.

Ia baru mengetahui menjadi kandidat bakal cawapres Jokowi setelah ditelepon Ketua Umum PPP M Romahurmuziy.

"Pak Romi menelepon saya. Ketemu pukul 16.00 WIB katanya, sudah mengarah ke saya. Pukul 16.30 WIB Bu Megawati juga menelpon," cerita Maruf saat ditemui di DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018).

Awalnya, Maruf merasa heran terhadap pemberitahuan dari Romi. Pasalnya, dari pemberitaan yang beredar, cawapres terkuat yang akan mendampingi Jokowi adalah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD.

Namun, kata Maruf Amin, Romi mengatakan ada arah baru di dalam partai koalisi, sehingga sosok Maruf lah yang terpilih menjadi cawapres. Saat itu juga Maruf diminta bersiap-siap.

Ia mengakui, tidak pernah mengimpikan menjadi cawapres. Bahkan, saat namanya sempat masuk bursa kandidat bakal cawapres Jokowi, Maruf Amin bermunajat kepada Tuhan.

"Waktu itu saya berdoa, kalau memang wapres baik bagi saya, baik bagi bangsa negara, dekatkan saya. Kalau ternyata jelek buat semuanya, jauhkan saja," ungkap Maruf.

Terpopuler

Terkini