Layani Turis Terdampak Gempa, Garuda Indonesia Siapkan Airbus 330

Call Center Garuda Indonesia (24 jam) di nomor 021-2351 9999.

Suara.Com
Fabiola Febrinastri
Layani Turis Terdampak Gempa, Garuda Indonesia Siapkan Airbus 330
Pesawat Garuda Indonesia [shutterstock]

Suara.com - Permintaan Menteri Pariwisata, Arief Yahya, agar Maskapai Garuda Indonesia mensuport akses di lokasi bencana gempa Lombok terus direspons positif. Lombok adalah satu dari 10 Destinasi Prioritas yang biasa disebut 10 Bali Baru yang sedang dibangun.

“Terima kasih Garuda!” ucap Arief.

Garuda Indonesia membantu memperbesar akses dari dan menuju Lombok. Sejumlah langkah diambil untuk menanggulangi lonjakan penumpang di Lombok International Airport, Nusa Tenggara Barat (NTB). Perusahaan pelat merah ini menerapkan mekanisme reschedule, reroute dan full refund bagi penumpang yang penerbangannya terdampak gempa Lombok.

Vice Presiden Corporate Secretary Garuda Indonesia, Hengki Heriandono mengatakan, untuk mengantisipasi penumpukan penumpang, Garuda Indonesia kembali menyediakan extra flight, sejak Selasa (7/8/2018), untuk rute Lombok - Denpasar pp sebanyak 3 kali penerbangan.

"Salah satunya menggunakan pesawat berbadan besar A330, dengan nomor penerbangan GA4364/ATR/DPS-LOP08.20 LT, GA4374/ATR/LOP-DPS/09.40 LT, GA4377/B738/DPS-LOP/08.50 LT, GA4376/B738/LOP-DPS/10.35 LT, GA4506/A330/DPS-LOP/13.30 LT dan GA4507/A330/LOP-DPS/15.00 LT," sebut Hengki.

Sebelumnya, Garuda Indonesia juga telah melaksanakan extra flight untuk rute Lombok - Denpasar sebanyak 3 kali penerbangan untuk mangakomodir peningkatan penumpang di kedua kota.

"Kami juga memberlakukan kebijakan reschedule, reroute, full refund dan perpanjangan masa berlaku tiket bagi penumpang yang terdampak peristiwa gempa bumi di Lombok tanpa dikenakan biaya," jelasnya.

Dia menambahkan, kebijakan ini berlaku hingga tanggal 20 Agustus 2018 mendatang, khusus untuk penumpang yang memiliki jadwal penerbangan 6 - 11 Agustus 2018.

"Kebijakan ini diberlakukan sebagai bagian dari layanan Garuda Indonesia kepada para penumpang yang terdampak gempa," kata Hengki.

Ia berharap, penyediaan penerbangan tambahan akan mempermudah proses evakuasi para wisatawan melalui Bali.

Terkait peningkatan pengiriman barang bantuan kargo menuju Lombok, Garuda Indonesia juga menyediakan potongan harga sebesar 50 persen untuk pengiriman barang bantuan bencana alam di Lombok tersebut.

"Informasi lebih lanjut mengenai potongan harga tersebut dapat menghubungi call center Garuda Indonesia Cargo di 021-2351-9090 atau di 0804 1 909090," sebutnya.

Terkait situasi yang terjadi saat ini, lanjut Hengki, Garuda Indonesia terus melakukan koordinasi intensif bersama seluruh pemangku kepentingan, khususnya yang menggunakan layanan kebandar-udaraan untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan dari dan menuju Lombok maupun Denpasar, Bali.

"Garuda Indonesia juga akan terus memonitor situasi dan perkembangan berkaitan dengan peristiwa gempa bumi tersebut. Untuk memastikan terdapat kendala operasional yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan atau tidak," ujar Hengki.

Garuda Indonesia juga menghimbau para penumpang untuk memastikan kembali jadwal penerbangannya melalui call center Garuda Indonesia di nomor 021-23519999 dan 0804 1 807 807. Untuk informasi lebih lanjut mengenai perubahan jadwal penumpang dapat menghubungi Call Center Garuda Indonesia (24 jam) di nomor 021-2351 9999 dan 0804 1 807 807. www.garuda-indonesia.com dan Twitter @IndonesiaGaruda.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, menjelaskan, Lombok akan membutuhkan banyak akses, termasuk sampai tahap recovery. Arus barang dan penumpang akan banyak ke sana.

“Ini mirip dengan telekomunikasi. Setiap kejadian bencana, pasti permintaan dari lokasi, besar sekali. Transportasi juga sama, karena itu akses harus makin diperkuat,” kata dia.

Arief secara khusus minta dan mengimbau seluruh pimpinan foreign airlines untuk mengedepankan pelayanan penumpang. Permudah dan percepat wisman yang hendak mengubah rencana perjalanan atau rerouting maupun tiket reissuance.

“Terima kasih Garuda Indonesia. Mohon maskapai lainnya juga turut membantu dan tidak mengenakan penalty,” pintanya.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini