Cegah Kebakaran Hutan di Asian Games 2018 Gunakan Alih Teknologi

Hanya saja alih teknologi itu berbiaya mahal. Sebab menggunakan alat berat.

Suara.Com
Pebriansyah Ariefana | Yosea Arga Pramudita
Cegah Kebakaran Hutan di Asian Games 2018 Gunakan Alih Teknologi
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan telah melakukan upaya alih teknologi agar para peladang tidak perlu membakar hutan dan lahan. Hal itu lantaran masyarakat masih banyak yang membakar ladang untuk lahan perkebunannya.

Hanya saja alih teknologi itu berbiaya mahal. Sebab menggunakan alat berat.

"Namun, perlu biaya mahal karena harus melibatkan alat berat untuk membongkar bonggol kayu. Cara paling mudah memang dibakar," kata Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Selasa (14/8/2018).

Wiranto menyebut jika kesulitan kebakaran tersebut lantaran kebiasaan masyarakat setempat membuka lahan dengan cara membakar hutan dan lahan. Dirinya menyebut masyarakat membakar lahan dilakukan saat kemarau dan tanaman tumbuh pada musim penghujan.

"Namun, api dan angin tidak bisa diajak kompromi. Kalau tidak diawasi dan ditertibkan, api bisa menjalar," jelasnya.

Wiranto mengatakan perlu adanya program pengawasan ketat yang melibatkan tim terpadu di desa dan kecamatan. Penginderaan satelit cukup membantu memantau keberadaan titik api yang muncul.

"Tapi penginderaan satelit tidak cukup. Tetap perlu ada patroli dari aparat setempat untuk memastikan. Bila benar ada kebakaran hutan, maka akan dilaporkan ke pos komando untuk diambil tindakan," tandasnya.

Baca Juga

Berita Terkait

Terpopuler

Terkini